5 Destinasi Alam Terbaik Saat Liburan ke Jepang

5 Destinasi Alam Terbaik Saat Liburan ke Jepang

Salah satu hal unik ketika tour ke Jepang adalah Anda bisa menemukan eksotisme alam yang menakjubkan di tengah negara modern. Itulah mengapa banyak wisatawan mancanegara sangat ingin berkunjung ke negeri sakura ini. Wisata alam yang terpampang dipastikan akan memukau dan memaksa Anda menahan napas sejenak.

Di antara wisata-wisata alam tersebut, setidaknya terdapat 5 destinasi yang patut Anda coba. Bersiaplah untuk merasakan keseruannya!

1. NERAKA BEPPU (BEPPU ONSEN)

1. NERAKA BEPPU (BEPPU ONSEN)

Onsen atau pemandian air panas yang satu ini terkenal paling unik. Sebab Beppu menyuguhkan sembilan onsen yang memiliki suhu hingga 99,5 derajat celcius. Tidak heran onsen-onsen tersebut dijuluki Sembilan Neraka Beppu.

Sembilan neraka tersebut, yakni: Umi Jigoku (Laut Neraka), Oniishibozu Jigoku (Kepala Gundul Neraka), Shiraike Jigoku (Kolam Putih Neraka), Yama Jigoku (Gunung Neraka), Kamado Jigoku (Panci Masak Neraka), Oniyama Jigoku (Gunung Iblis Neraka), Kinryu Jigoku (Naga Emas Neraka), Chinoike Jigoku (Kolam Darah Neraka), dan Tatsumaki Jigoku (Semburan Neraka).

Anda bisa menuju ke tempat wisata ini dengan naik kereta dari Stasiun Hakata, Stasiun Kokura, Stasiun Kumamoto, atau Stasiun Miyazaki. Lalu turun di Stasiun Beppu.

KAMINOKO IKE (KOLAM ANAK DEWA)

2. KAMINOKO IKE (KOLAM ANAK DEWA)

Wisata alam yang terletak di Hokkaido ini menyajikan sebuah danau indah seluas 220 meter dengan kedalaman yang tidak lebih dari 5 meter. Air danau tersebut sungguh jernih. Bahkan Anda dapat melihat batang pohon di dasar danau dengan amat jelas. Kecantikan air bewarna biru terang itu seolah menyihir siapa pun yang menyaksikannya.

Uniknya, warna air tersebut bisa berubah, loh. Tergantung musim yang dilaluinya. Sejumlah ikan trout merah pun tidak mau ketinggalan mondar-mandir hendak dilihat para pengunjungnya.

AIR TERJUN KEGON (KEGON NO TAKI)

3. AIR TERJUN KEGON (KEGON NO TAKI)

Air terjun yang berada di Danau Chuzenji, Taman Nasional Kota Nikko, Provinsi Tochigi ini menawarkan pemandangan yang benar-benar indah dan menakjubkan. Cobalah dengar dentuman air dari ketinggian 97 meter dan gemericiknya di dasar air terjun selebar 7 meter. Itu pun masih ditambah dengan eksotisme dedaunan merah yang berhias diri saat musim gugur tiba.

Dengan tiket masuk sebesar 520 yen, Anda sudah bisa mengunjungi salah satu air terjun paling indah di Jepang ini. Tapi cukup dinikmati dari bawah saja, ya. Pengunjung dilarang terjun langsung ke dalam air.

TELUK KABIRA

4. TELUK KABIRA

Teluk di Pulau Ishigaki ini dipenuhi berbagai terumbu karang dan ribuan ikan tropis. Keindahannya bahkan mendapat rating 3 bintang dari Michelin Green Guide. Hal itu tidak mengherankan. Sebab air lautnya saja bisa berubah warna dari biru ke hijau saat terkena matahari. Tidak sia-sia jauh-jauh travel ke Jepang, bukan?

Untuk menikmati kecantikan bawah lautnya, Anda bisa menyewa perahu kaca seharga 1000 yen bagi orang dewasa dan 500 yen bagi anak-anak. Ya, anggap saja bagian dari biaya wisata Anda ke Jepang. Berkeliling 15 menit di tempat pertama kali mutiara hitam dibudidayakan ini tentu sangat menyasyikkan.

Anda dapat mengunjungi Teluk Kabira dengan naik bus, turun di Kebun Kabira. Atau bisa pula menggunakan mobil pribadi selama 20 menit dari Ishigaki.

GUNUNG FUJI

5. GUNUNG FUJI

Ikon Jepang yang satu ini merupakan sebuah mahakarya yang tidak boleh dilewatkan. Anda bisa mendakinya pada bulan Juli-Agustus, atau ketika musim panas. Biasanya para wisatawan memulai pendakian pada malam hari untuk menyaksikan panorama sunrise dari puncak gunung.\

Ketika turun, Anda pun akan disambut dengan kuliner khas berupa telur hitam. Konon, telur yang benar-benar berwarna hitam ini baik bagi kesehatan, loh.

Kalau tidak mau mendaki, Anda bisa memanfaatkan mobil kabel dari Tenjo-Yama Park untuk naik hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Tidak kalah indah pemandangannya!

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

Mau coba hal unik selama travel ke Jepang? Cobalah datang ke desa wisata di jepang berikut. Keindahan alam dan kesunyiannya pasti membuat Anda ingin berlama-lama di sana. Pengalaman yang akan Anda dapatkan pun tidak kalah menarik dengan kemeriahan kota-kota besar di negeri sakura tersebut.

Setidaknya, ada 5 desa menakjubkan di Jepang yang kerap dikunjungi para wisatawan. Anda pun harus datang dan jelajahi keindahannya!

1. TSURUI-MURA (HOKKAIDO)

TSURUI-MURA (HOKKAIDO)

Salah satu wisata jepang tokyo seperti Desa yang berada di Hokkaido ini memiliki fenomena alam yang unik nan mengagumkan . Sesuai namanya (kanji: Tsurui = burung bangau), Tsurui-mura dipenuhi oleh burung bangau liar yang berkeliaran mencari makan. Burung-burung bangau tersebut termasuk ke dalam jenis burung bangau mahkota merah.

Lokasinya sangat cocok bagi Anda yang ingin bersantai di alam bebas sembari memotret lingkungan sekitar.

2. BIEI-CHO (HOKKAIDO)

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

Masih di Hokkaido, kali ini terdapat desa yang memiliki hamparan perkebunan nan eksotis. Terletak di antara kota Asahikawa dan Furano, Biei pernah dinobatkan sebagai salah satu desa terindah di Jepang. Tidak heran, desa ini sangat terkenal di  kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Meski merupakan daerah perkebunan dan pertanian, masyarakat sekitar menyebut Biei sebagai “Kota Bukit”. Hal ini karena kontur Biei tersusun atas berbagai undak bukit. Apabila dilihat dari tempat yang cukup tinggi dan waktu yang tepat, Biei akan tampak semakin mempesona.

3. TOTSUKAWA-MURA (PREFEKTUR NARA)

TOTSUKAWA-MURA (PREFEKTUR NARA)

Desa terluas di negeri sakura ini hampir seluruhnya dipenuhi oleh hutan pegunungan. Dengan mengunjunginya, dipastikan tour ke Jepang Anda tidak akan membosankan! Jarang-jarang melihat manusia dan alam hidup berdampingan dengan baik sehingga menciptakan harmoni yang indah. Totsukawa juga memiliki tiga onsen yang membuatnya dijuluki “Kota Pemandian Air Panas (Hot-Spring Village)”.

Selain karena kecantikan alam pegunungan dan onsennya, desa ini semakin menarik karena menyimpan sejumlah situs suci yang terdaftar sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Sebut saja misalnya jalur Kumano-Sankeimichi-Kohechi dan Oomine-Okugake. Yaitu sebuah jalan yang menghubungkan dua area suci, Koyasan dan Kuil Kumano Hongu.

Anda pun berkesempatan menjajal jembatan gantung Tanize. Dengan ketinggian yang mencapai 54 meter dan panjang 297,7 meter, jembatan ini tidak boleh Anda abaikan begitu saja.

4. NAKANOJO-CHO KUNI (PREFEKTUR GUNMA)

TOTSUKAWA-MURA (PREFEKTUR NARA)

Hijau, hening, menenangkan. Barangkali itulah tiga kata yang tepat untuk melukiskan desa yang terletak di bagian barat laut Prefektur Gunma ini. Lebih dari sembilan puluh persen wilayahnya masih berupa gunung dan hutan yang jarang dijamah manusia. Masyarakatnya pun kebanyakan berprofesi sebagai petani. Semakin menunjukkan betapa desa ini begitu alami.

Di desa Nakanojo, terdapat sebuah danau unik bernama Nozoriko. Dari musim panas hingga musim gugur, danau tersebut seolah berubah menjadi taman bunga karena banyaknya tanaman yang tumbuh subur. Jangan lupakan pula koloni spesies lumut yang sangat langka, berjenis Chatsubomigoke.

Nah, pastikan paket liburan ke Jepang Anda juga memasukkan kunjungan ke desa ini. Kalau lapar, Anda bisa mencicipi makanan khas Nakanojo: Juwari Soba. Apalagi sambil berendam di onsen di tengah pesona alam yang mengagumkan. Hmm, yummy!

5. KAMIKATSU-CHO (TOKUSHIMA)

KAMIKATSU-CHO (TOKUSHIMA)

Ternyata bukan hanya Indonesia loh yang punya terasering. Di daerah pegunungan ini, penduduk Kamikatsu-cho juga membuatnya. Sekitar 55 terasering berbeda ukuran menghiasi lereng-lereng bukit setinggi 100-700 meter.

Karena keindahannya tersebut, salah satu terasering bahkan masuk dalam 100 terasering terbaik di Jepang. Luar biasa!

4 Langkah Praktis Pengajuan dan Pembuatan Visa Jepang

4 Langkah Praktis Pengajuan dan Pembuatan Visa Jepang

Mau nge-trip ke Jepang? Jangan lupa bikin visa, ya. Proses pengajuan dan pembuatan visa Jepang itu mudah, loh. Nggak ribet sama sekali! Cuma butuh sedikit usaha saja. Dan kesabaran mengantre di kantor kedutaan, hehe.

Anda cukup mengikuti 4 langkah praktis berikut. Dijamin visa Jepang Anda akan siap sedia. Apa saja sih Tipe Membuat Visa Jepang nya? yuk simak tips di bawah ini.

Pertama, tips dan cara membuat visa jepang pertama anda harus pastikan jenis visa yang akan dibuat sesuai dengan tujuan kunjungan Anda. Kurang lebih ada 9 jenis visa yang harus Anda pilih:

  1. Visa kunjungan sementara untuk tujuan kunjungan keluarga.
  2. Visa kunjungan sementara untuk tujuan kunjungan keluarga (apabila pengundang adalan WN Jepang yang berdomisili di Indonesia).
  3. Visa kunjungan sementara untuk kunjungan teman.
  4. Visa kunjungan sementara untuk kunjungan wisata dengan biaya sendiri.
  5. Visa kunjungan sementara berkali-kali (wisata).
  6. Visa kunjungan sementara untuk tujuan bisnis.
  7. Visa khusus (visa pelajar/bekerja/pelatihan/menetap dalam jangka waktu tertenu).
  8. Visa transit.
  9. Visa single entry untuk tujuan Group Tour bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diselenggarakan oleh Travel Agent yang ditunjuk.

Bila Anda pergi dengan biaya sendiri, bukan hadiah atau tanggungan siapa pun. Tanpa tour agent. Murni untuk wisata, bukan kuliah, bisnis, atau apa pun. Serta tidak memiliki kenalan atau keluarga di Jepang. Maka pilihlah jenis visa nomer 4.

Kedua, persiapkanlah dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Jenis visa sangat mempengaruhi daftar dokumen yang perlu disediakan. Adapun dokumen yang diperlukan dalam pengajuan visa kunjungan wisata dengan biaya sendiri, yaitu:

  1. Paspor.
  2. Formulir permohonan visa yang dapat diunduh di situs kedutaan Jepang (www.id.emb-japan.go.jp/visa) dan pasfoto terbaru ukuran 4,5 x 4,5 cm (diambil 6 bulan terakhir, tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram).
  3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
  4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (jika masih berstatus mahasiswa).
  5. Bukti pemesanan tiket.
  6. Jadwal perjalanan (sejenis itinerary).
  7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, misalnya kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (jika pemohon lebih dari satu).
  8. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan, seperti buku tabungan 3 bulan terakhir. Apabila penanggung jawab biaya bukan pemohon (misal, ayah atau ibu), maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan pemohon dengan penanggung jawab biaya.

Pastikan seluruh dokumen tersebut lengkap dan disusun sesuai urutan nomer sebelum diserahkan ke loket. Selain itu, seluruh dokumen harus dicetak (print-out) dalam ukuran kertas A4. Jangan distaples, cukup gunakan klip kertas saja.

Ketiga, pergilah ke Kedutaaan Besar Jepang di Jakarta atau konsulat Jepang sesuai wilayah yuridiksi Anda. Apabila alamat domisili Anda adalah Surabaya, sedangkan Anda bekerja di Jakarta, maka pengajuan visa dilakukan di Konsulat Jepang di Surabaya


Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Tour Jepang? klik di sini


Pengajuan visa biasanya buka dari Senin sampai Jumat (kecuali hari libur nasional dan libur kedutaan) jam 08.30 – 12.00. Tambahan tips, usahakanlah datang sepagi mungkin untuk menghindari antrean panjang. Sediakan juga air mineral, khawatir antrean yang lama cukup melelahkan bagi Anda.

Keempat, biasanya butuh empat hari sampai visa selesai diproses. Walaupun Anda tidak ditelepon pihak kedutaan, datanglah pada hari keempat. Pengambilan visa buka dari jam 13.30 sampai 15.00. Kemudian bayarlah biaya pembuatannya.

Harga visa per 1 April 2017 untuk Single Entry yakni Rp 370.000. Sedangkan untuk Multiple Entry yaitu Rp 740.000 dan untuk visa Transit sebesar Rp 90.000.

Informasi lebih lanjut silakan menghubungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia bagian konsuler, apabila Anda tinggal di Jakarta anda bisa membuat visa jepang di jakarta Thamrin. Harga visa pun dapat berubah sewaktu-waktu.

Masjidil Aqsa Qiblat Muslim Pertama

Masjidil Aqsa Qiblat Muslim Pertama 

Masjidil Aqsa Qiblat pertama Muslim
Masjidil Aqsa Qiblat pertama Muslim

dome of the rock palestinaSebagian jamaah umroh biasanya kerap menginginkan perjalanan ke tanah suci yang lebih spesial. Misalnya berkunjung dan berwisata ke negara lain. Salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan yakni Masjidil Aqsa qiblat muslim pertama. Sebelum kini menghadap Ka’bah, dahulu Rasulullah dan kaum muslimin lainnya beribadah menghadap Masjidil Aqsa di Jerusalem. Sampai akhirnya turun wahyu dari Allah agar kiblat umat Islam berbeda dengan Yahudi. Uniknya, pemindahan kiblat tersebu terjadi ketika kaum muslimin sedang menunaikan shalat di sebuah masjid. Masjid tempat kejadian itu berlangsung sekarang disebut sebagai Masjid Qiblatain (Masjid Dua Kiblat) serta menjadi salah satu tujuan citytours umroh.

Masjidil Aqsa juga pernah menjadi lokasi transit Rasulullah sebelum pergi menuju Sidratul Muntaha saat peristiwa Isra’ Mi’raj. Selain itu, banyak hadis Rasulullah yang menjelaskan tentang keutamaannya. Dalam Musnad Imam Ahmad dikatakan bahwa shalat di Masjidil Aqsa senilai pahala 500 shalat. Rihlah ke tempat ini pun terhitung sunnah, tak heran Masjidil Aqsa diberi predikat sebagai masjid termulia ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

dome of the rock palestina

Namun yang perlu Anda perhatikan, Masjidil Aqsa bukanlah sebuah bangunan berkubah emas seperti yang selama ini kita saksikan di berita atau internet. Padahal bangunan berkubah emas itu sejatinya adalah Kubah Ash-Shakhrah (Dome of teh Rock). Sebagian orang lagi beranggapan bahwa Masjidil Aqsa memiliki kubah berwarna keperakan. Bangunan yang dimaksud tersebut lebih tepat disebut sebagai Al-Jami’ Al-Aqsa atau Masjid Qibli.

Masjidil Aqsa sebetulnya merupakan sebuah kompleks yang berisi 60 situs sejarah. Di antara 60 situs tersebut, terdapat 6 buah masjid dan beberapa kubah. Meski begitu, setiap jamaah boleh shalat di mana pun di dalam kompleks Masjidil Aqsa. Sebab kompleks ini dulu merupakan bekas masjid yang dibangun oleh Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, Nabi Daud, hingga Nabi Sulaiman.