Tour Mesir Aqsa Terbaik

Tour Mesir Aqsa Terbaik

Tour Mesir Aqsa Terbaik
Tour Mesir Aqsa Terbaik

Berkunjung ke negara yang menyimpan kisah bersejarah umat islam di masa lampau tentunya menjadi sesuatu yang menarik untuk dikunjungi. Karena dengan berkunjung ke destinasi tersebut Sahabat Tour Aqsa tak hanya mengetahui sejarahnya saja. Akan tetapi, Sahabat Tour Aqsa dapat memnadang langsung bangunan – bangunan yang berdiri kokoh menjadi saksi bisu kisah di masa lalu. Tour Mesir Aqsa Terbaik

Beberapa negara dengan destinasi menarik disertai dengan kisah sejarah islam di dalamnya ialah Aqsa dan Mesir. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin berkunjung kesana untuk menikmati ragam destinasi sekaligus menggali lebih dalam terkait sejarahnya, Sahabat Tour Aqsa dapat berlibur dengan mendaftar paket Tour Mesir Aqsa Terbaik. Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftarkan diri ke Satutours Travel yang siap menemani perjalanan liburan Sahabat Tour Aqsa sekalian.

Jika Sahabat Tour Aqsa ingin mencoba untuk berkunjung ke Aqsa saja, maka Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar paket Tour Aqsa ataupun Tour masjidil Aqsa. Dan apabila Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur ke beberapa wilayah sekaligus, Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar paket Tour Aqsa Jordan Mesir. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin menyimak informasi lebih lengkap dan jelas, yuk simak berikut ini.

Berkunjung ke Masjid Pertama di Mesir Yuk!

Berkunjung ke Masjid Pertama di Mesir Yuk!
Berkunjung ke Masjid Pertama di Mesir Yuk!

Saat Sahabat Tour Aqsa berencana untuk pergi berlibur ke Mesir tentu tak ada salahnya apabila Sahabat Tour Aqsa mampir ke masjid pertama yang ada di Mesir. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa masjid pertama di Mesir ini seringkali disebut dengan Taj Al – Jawami yang memiliki arti Mahkotanya Masjid. Diketahui bahwa masjid ini dibangun pada tahun 642 Masehi atau 21 Hijriyah. Masjid ini sebagai masjid pertama di Mesir dan juga Benua Afrika.

Masjid pertama yang ada di Mesir ini bernama masjid Amru Bin Ash yang letaknya berada di wilayah Fusthath dibagian kota tua Kairo. Mulanya berdiri masjid ini ialah karena Amru bin Al – Ash mendirikan masjid atas perintah khalifah Umar bin Khattab. Masjid inilah yang menjadi bangunan pertama di Fustat. Bahkan, masjid ini pula disebut sebagai Masjid antik yang dianggap sebagai universitas pertama yakni bertahun – tahun sebelum adanya Universitas Al – Azhar. Masjid Amru bin Ash ini seringkali digunakan sebagai tempat pemberian khotbah agama serta mempelajari ilmu Al – Quran. Diketahui bahwa bangunan masjid ini mampu menampung hingga 5.000 siswa dalam satu waktu. Agar Sahabat Tour Aqsa dapat memahami dengan baik, yuk simak berikut ini.

  1. Sekilas Tentang Pendiri Masjid Amru Bin Ash

Amru bin Ash ialah salah satu sahabat Nabi Muhammad Saw. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Amru  bin Ash ini menjalankan amanat sebagai jenderal perang pada saat pemerintahan Khalifah Umar Bin Khattab. Menariknya ialah bahwa Amru bin Ash ini dikenal sebagai sosok yang cerdik, negosiator ulung, penunggang kuda yang mahir serta sebagai seorang penyair. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa peristiwa perang yang dipimpin oleh Amru Bin Ash bersama 4000 pasukannya melawan 50.000 pasukan Romawi ini berhasil dimenangkan oleh pasukan Amru Bin Ash. Amru bin Ash berhasil memenangkan wilayah Mesir. Sehingga pada tanggal 1 Muharram 20 H atau 08 November 641 M, Amru Bin Ash memproklamirkan kota Fustath sebagai Ibukota wilayah Islam di Mesir, sekaligus diangkat menjadi gubernur di wilayah tersebut. Wah, luar biasa kan?

  1. Proses Pembangunan Masjid Amru Bin Ash

Pada saat Amru bin Ash telah menjabat sebagai gubernur, Amru Bin Ash kemudian berinisiatif untuk membangun sebuah Masjid diberi nama Masjid Amru bin Ash, Diketahui bahwa masjid ini berukuran 29 x 17 meter. Kemudian, dindingnya terbuat dari batu bata dengan tiang yang tebuat dari batang pohon kurma. Sedangkan atapnya juga terbuat dari daun kurma kering. Hingga saat ini, Masjid Amru Bin Ash sudah mengalami banyak pemugaran. Detail terkait tahun pemugaran sebagai berikut :

  • Pada tahun 673 M pemugaran dilakukan oleh Gubernur Maslama Ibn Mukhallad Al-ansari yakni dilakukan perluasan serta ditambah dengan 4 menara di sudut masjid
  • Pada tahun 827 M pemugaran dilakukan oleh Gubernur Abdullah Ibn Tahir yakni dengan merenovasi interior masjid dengan arcade yaitu lorong yang terbentuk dari barisan kolom dengan lengkungan diatasnya
  • Pada tahun 1796 M pemugaran dilakukan oleh Sultan Murad Bay membongkar total masjid karena bekas kebakaran yang terjadi pada tahun 1169.
  • Pada tahun 1980 pemugaran dilakukan oleh Sultan Murad yakni masjid direnovasi pada bagian pintu masuk
  1. Kondisi Masjid Amru Bin Ash Saat Ini

Saat ini Masjid Amr bin Ash masih rutin digunakan sebagai tempat ibadah, salah satunya shalat berjamaah. Biasanya pada setiap ramadhan oada malam ke 27 yang diyakini sebagai malam Lailatul Qadar membuat masjid ini penuh dengan jamaah. Bahkan hingga 1 kilometer di luar area masjid. Tak hanya sekedar cerita bersejarahnya saja tentang masjid ini yang memikat pengunjung. Akan tetapi, masjid ini juga memiliki interior yang menarik berbagai pihak. Salah satu contohnya ialah di pelataran masjid yang pernah dijadikan sebagai lokasi syuting film.

Kawasan Al Aqsa Menjadi Saksi Perebutan Kekuasaan Dari Masa ke Masa

Kawasan Al Aqsa memanglah menjadi saksi bisu peperangan dan perebutan wilayah yang telah terjadi dari zaman ke zaman. Tak hanya itu, kawasan Aqsa pun juga turut menjadi saksi bisu pendustaan manusia terhadap Tuhan. Pertikaian dan peperangan ini telah berlangsung lama sehingga banyak terjadi pertumpahan darah. Bahkan banyak dari mereka yakni penduduk setempat yang terusir dan hidup dalam pengasingan. Supaya Sahabat Tour Aqsa dapat memahami dengan jelas, simak informasi berikut ini

  1. Perang Episode Pertama Antara Yahudi – Kristen

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwasannya pada tahun 132 M terdapat peristiwa yang dinamakan dengan pemberontakan Bar Kokhba. Pemberontakan ini dilakukan oleh bangsa Yahudi yang pada masa itu di bawah kekuasaan Romawi. Pemberontakan ini berhasil dikalahkan oleh Romawi, kemudian Yahudi sempat diusir dari Yerusalem. Keberhasilan Kristen atas Yahudi inilah yang membuat Kaisar Romawi Konstantin 1 pada abad ke – 4 membangun tempat – tempat suci di Yerusalem. Sejak saat itu wilayah Yerusalem menjadi pusat agama Kristen. Sebelumnya Yerusalem juga pernah menjadi rebutan bangsa Persia dan Makedonia.

  1. Pembebasan Kawasan Aqsa (Yerusalem) oleh Khalifah Umar bin Khattab

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Yerusalem dan Palestina berhasil dibebaskan tanpa terjadinya pertumpahan darah oleh Khalifah Umar bin Khattab. Peritiwa ini diketahui terjadi pada tahun 637 M. Saat itulah untuk pertama kalinya umat Islam menjadikan Yerusalem sebagai tanah suci bagi tiga agama sekaligus yakni islam, kristen dan yahudi. Toleransi keberagaman agama sangat dijunjung tinggi. Saat itu Yerusalem memasuki era baru dalam peradaban dengan nilai – nilai kemanusiaan. Seluruh masyarakat Yerusalem ketika itu merasakan keadilan, perdamaian serta kesejahteraan. Mereka semua melaksanakan ibadah di rumah ibadah masing – masing tanpa adanya rasa takut terhadap ancaman dan tekanan. 

  1. Perang Episode Kedua Antara Kristen dan Islam

Peristiwa perang episode kedua terjadi pada tahun 1095 M. Diketahui bahwa kristen memulai peperangan atas nama agama dan Tuhan. Dan yang menjadi sasarannya ialah umat islam yang ketika itu melindungi hak – hak seluruh umat beragama di masyarakat Yahudi. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa ketika itu umat Nasrani yang dipimpin oleh Paus sama sekali tak peduli. Kesucian tanah Yerusalem pun ternoda kembali karena pada masa itu pertumpahan darah kembali terjadi. Kemarahan tentara Salib mengatasnamakan Tuhan dan agamanya. Setelah melewati peperangan demi peperangan, akhirnya umat muslim dapat kembali menguasai Yerusalem dan Palestina.

  1. Perebutan Wilayah Yerusalem

Kejadian dalam perebutan wilayah Yerusalem ini bermula pada saat Perang Dunia I pada tahun 1917 yang dilakukan oleh Inggris. Saat itu, Inggris berhasil merampas dan menguasai Yerusalem. Peristiwa gerakan Zionis Yahudi sedunia pada 1897 pun turut menambah ambisi untuk menguasai Yerusalem serta Palestina secara keseluruhan. Yahudi didukung oleh Inggris, Amerika Serikat serta negara sekutu lainnya. Hal ini semakin memanas sejak PBB mengizinkan Yahudi mendirikan negara Israel pada tahun 1948. Bebagai jalan telah ditempuh untuk melakukan perdamaian hingga saat ini. Akan tetapi, Israel masih enggan untuk membebaskan Palestina sebagai negara jajahannya.

Menilik Pusat Bangunan di Masjidil Aqsa

Pada saat Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Aqsa, tentunya yang menjadi destinasi yang wajib dikunjungi ialah masjidil Aqsa. Karena masjidil Aqsa merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa bangunan, jadi tentunya juga terdapat pusat bangunan yang ada di masjidil Aqsa. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa shakhrah merupakan batu yang terletak di tengah – tengah kompleks Masjidil Aqsa tepatnya di dalam Masjid Kubah Ash Sakhrah. Umat islam meyakini bahwasannysa batu ini menjadi tempat pijakan Nabi Muhammad Saw pada saat hendak bermi’raj ke langit ke tujuh dalam peristiwa Isra dan Mi’raj untuk memenuhi perintah Allah Swt. Keberadaan shakhrah ini ada di ketinggian 1,5 meter dari tanah serta memilki bentuk yang tak beraturan. Ash – Sakhrah disebut sebagai pusat bangunan di Al Aqsa dikarenakan memiliki berbagai kedudukan istimewa yang dalam pandangan umat islam. Bahkan, dijelaskan pula bahwa Masjidil Aqsa ini bagian dari surga. Hal ini berdasarkan pernyataan Anas bin Malik yang berkata “Sesungguhnya surga merindukan Baitul Maqdis, Shakhrah Baitul Maqdis berasal dari surga, dan ia adalah pusat bumi” Pernyataan Anas bin Malik tersebut menunjukkan bahwasanya ada dua batu surga yang diturunkan ke bumi ini yakni Hajar Aswad di Makkah dan Shakhrah di Masjidil Aqsa.

Selain itu, di kawasan masjidil Aqsa inilah diyakini nantinya akan menjadi tempat ditiupnya sangkakala. Hal ini tersirat dalam Al Qur’an surat Qaf ayat 41 yang menyebutkan terkait tempat ditiupnya sangkakala. Pernyataan dalam surat Qaf ayat 41 ini berisi arti “Dan dengarkanlah (seruan) pada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat”. Para mufassir menafsirkan bahwasannya yang dimaksud dengan penyeru ialah Malaikat Israfil. Sedangkan makna tempat yang dekat ialah Shakhrah yang berada di Baitul Maqdis. Secara nyata ayat ini telah menunjukkan terkait posisi Shakhrah nanti di akhir zaman yang menjadi tempat Malaikat Israfil menyeru manusia menuju padang Mahsyar yakni negeri akhir zaman, Palestina. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Nabi Ya’kub pernah melakukan nazar di kawasan Aqsa. Sekilas kisahnya ialah pada suatu malam Nabi Ya’kub AS pernah melakukan sebuah perjalanan. Beliau kelelahan kemudian tertidur pada sebuah batu, lalu bermimpi melihat tangga yang memanjang dari langit ke bumi. Pada saat itu pula Malaikat turun dengannya. Setelahnya Nabi Ya’kub terbangun lalu bernazar apabila beliau pulang ke keluarganya dalam keadaan selamat, maka ia akan membuat sebuah masjid di atas tempat beliau bermimpi itu. Tour Mesir Aqsa Terbaik

Kisah Syaikh Yusuf Qardhawi Dalam Perkembangan Islam di Mesir

Sahabat Tour Aqsa tentu tak lagi asing jika sekilas membahas terkait pergerakan Islam di Mesir. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa ini erat kaitannya dengan seorang tokoh terkemuka dan terkenal yakni Dr. Yusuf Al Qardhawi atau yang dikenal dengan Syeikh Yusuf Qardhawi. Syeikh Yusuf merupakan salah satu cendekiawan muslim yang berada di posisi penting dalam pergerakan islam kontemporer yang berperan dalam bangkitnya Islam modern saat ini. Agar Sahabat Tour Aqsa dapat mengenal lebih utuh tentang salah satu tokoh cendikiawan muslim ini, berikut lebih jelasnya.

  1. Sekilas Tentang Syeikh Yusuf Al – Qardhawi

Menurut sumber informasi yang ada, Syeikh Yusuf Qardhawi ini lahir pada tanggal 9 September 1926 di Desa Shafat at – Turab, Kairo, Mesir. Syeikh Yusuf Al – Qardhawi ini memiliki nama lengkap Yusuf bin Abdullah bin Ali bin Yusuf. Sedangkan Al – Qardhawi ialah nama marga keluarga yang diambil dari nama daerah tempat mereka berasal yakni al – Qardhah. Pada saat usianya belum genap 10 tahun, Syeikh Yusuf Al Qardhawi ini telah menghafal Al – Quran. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Ma’had Thantha dan Ma’had Tsanawi, Syeikh Yusuf Al – Qardhawi meneruskan pendidikan ke Fakultas Uhuluddin Universitas al – Azhar di Kairo. 

  1. Kisah Hidup Syeikh Yusuf Al – Qardhawi

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Syeikh Yusuf Al – Qardhawi ini pernah memiliki masa lalu yang kelam diantaranya pernah mengenyam pendidikan penjara sejak dari mudanya. Ketika tahun 1949 saat Mesir dikuasai oleh Raja Faruk, Syeikh Yusuf Al – Qardhawi dipenjarakan karena keterlibatannya dalam pergerakan Ikhwanul Muslimin. Selanjutnya pada bulan april tahun 1956, Syeikh Yusuf Al – Qardhawi ditangkap kembali saat terjadi Revolusi Juni di Mesir. Dan pada bulan Oktober, Syeikh Yusuf Al – Qardhawi kembali mendekam di penjara militer selama dua tahun. Alasan dari penangkapan tersebut, karena khutbah – khutbah dari Syeikh Yusuf Al – Qardhawi dinilai menciptakan opini umum tentang ketidakadilan rezim saat itu.

Syeikh Yusuf Al – Qardhawi diketahui memiliki tujuh anak yang terdiri dari empat putri dan tiga putra. Sebagai seorang ulama yang sangat terbuka, Syeikh Yusuf Al – Qardhawi membebaskan anak – anaknya untuk menuntut ilmu apa saja yang sesuai dengan minat dan bakat serta kecenderungan masing – masing. Kemudian, pada tahun 1961 Syeikh Yusul Al – Qardhawi mendirikan Fakultas Syariah di Universitas Qatar. Di kesempatan yang sama, beliau juga mendirikan Pusat Kajian Sejarah dan Sunnah Nabi. Lalu Syeikh Yusuf Al – Qardhawi ini mendapat kewarganegaraan Qatar dan menjadikan Doha sebagai tempat tinggalnya. Tak hanya  sebagai seorang Mujtahid saja, namun Syeikh Yusuf Al – Qardhawi ini juga dipercaya sebagai seorang ketua majelis fatwa. Banyak dari fatwa yang telah dikeluarkan dijadikan sebagai bahan referensi atas permasalahan yang terjadi. Akan tetapi juga ada banyak pula yang mengkritik fatwa – fatwanya.

  1. Sumbangih Pemikiran Al – Qardhawi dalam Islam

Seluruh umat muslim pun telah banyak yang mengerti bahwa Syeikh Yusuf Al – Qardhawi merupakan seorang pemikir Islam Kontemporer dalam pergerakan islam di Mesir. Syeikh Yusuf Al – Qardhawi ini merupakan sosok yang terkemuka dan terkenal dalam pergerakan Islam kontemporer. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwasannya Syeikh Yusuf Al – Qardhawi menghabiskan waktunya untuk berkhidmat kepada Islam, berceramah serta menyampaikan masalah – masalah aktual dan keislaman di berbagai tempat dan negara. Inilah yang menjadikan pengaruh Syeikh Yusuf Al – Qardhawi sangat besar di berbagai belahan dunia, khusunya dalam pergerakan Islam kontemporer melalui karya – karyanya yang berperan besar dalam kebangkitan Islam Moderen. Diketahui terdapat sekitar 125 buku yang telah Syeikh Yusuf Al – Qardhawi tulis dalam berbagai dimensi keislaman. Sedikitnya terdapat 13 aspek kategori dalam karya – karya Syeikh Yusuf Al – Qardhawi. Seperti masalah fiqih, Pengetahuan Islam Umum, ekonomi Islam, Ulum Al Quran dan As Sunnah, Sastra, Akidah dan Filsafat dan lain sebagainya.

Mesir Sebagai Bumi Peradaban Umat Islam

Kisah Mesir sebagai bumi peradaban umat islam ini termasuk dalam sejarah panjang yang telah berlangsung selama 7000 tahun yang lalu. Dari situlah, negara Mesir ini mendapatkan gelar sebagai Bumi Peradaban. Karena banyak kisah yang terukir di tanah Mesir ini, meninggalkan jejak dan menggorekan sejarah yang akan dikenang sepanjang masa. Saat Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Mesir, rasa – rasanya seperti menjelajahi sebuah museum raksasa yang menyimpan ribuan peninggalan sejarah dari berbagai peradaban. Mulai dari peradaban kuno hingga peradaban Islam. Selain itu, Mesir juga disebut sebagai negeri seribu menara. Dikenal atas negerinya para Ulama serta Ummu Dunya atau ibunya dunia. Menurut sejarah, telah terjadi pergumulan antar peradaban di Mesir ini. Imperium – Imperium besar seperti Bizantium, Persia, Yunani, dan Romawi saling merebutkan negeri ini. Hal ini menunjukkan bahwa Mesir memiliki pesona dan daya tariknya tersendiri. Kisah perjalanan peradaban masa lalu telah membuat Mesir sebagai negara yang dikenal di dunia.

Dan Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa tak sedikit kalangan yang menganggap Mesir pantas untuk di sebut sebagai induk dari segala peradaban. Oleh karena itu, Mesir selalu menarik perhatian bagi siapapun yang mendengar dan mengenalnya. Terlebih Mesir ini masuk ke dalam urutan teratas dari jajaran negara – negara yang menjadi tujuan wisata dunia. Beberapa bangunan yang menjadi saksi bisu masa lalu telah ada dan berdiri kokoh sejak ribuan tahun silam dan dikenal hanya di Mesir ini saja, salah satunya ialah Piramida yang juga menjadi salah satu keajaiban dunia. Ada berbagai macam destinasi yang dapat Sahabat Tour Aqsa kunjungi, diantaranya : Piramida dan Sphinx di Giza, Laut Merah, sungai nil, Sharm El Sheikh dan lain sebagainya. Tak hanya itu, ada pula bangunan – bangunan bersejarah dan terpopuler yang dapat Sahabat Tour Aqsa kunjungi saat ke Mesir, diantaranya : Masjid Al Azhar, Masjid Amru bin Ash, Masjid Ahmad Ibn Thulun, Masjid Husain dan lain sebagainya. Dari beberapa rekomendasi destinasi ini dapat Sahabat Tour Aqsa pilih untuk dikunjungi saat Sahabat Tour Aqsa berencana untuk berlibur ke Mesir.

Inilah sekilas informasi terkait Tour Mesir Aqsa Terbaik yang dapat menjadi tambahan informasi bagi Sahabat Tour Aqsa sebelum pergi berlibur. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak pergi berlibur pastikan bahwa semuanya sudah direncanakan dengan matang ya. Hal ini bertujuan agar liburan Sahabat Tour Aqsa dapat berjalan dengan lancar. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin pergi berlibur ke Mesir dan Aqsa di tahun ini, yuk segera daftar! Tour Mesir Aqsa Terbaik

Tour Al Aqsa

Tour Al Aqsa

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang gemar menjelajahi destinasi di seluruh negeri tampaknya tak lengkap apabila Sahabat Tour Aqsa tak mencoba untuk berlibur ke Al Aqsa. Akan banyak sekali hal yang dapat Sahabat Tour Aqsa temui selama berlibur ke Aqsa. Tak sekedar pesona indah bangunannya saja, akan tetapi Sahabat Tour Aqsa akan memperoleh beberapa informasi yang dapat menambah wawasan Sahabat Tour Aqsa sekalian.

Disana Sahabat Tour Aqsa dapat menyaksikan secara langsung bangunan – bangunan yang menjadi saksi bisu terjadinya beberapa peristiwa di masa lampau. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin mencoba untuk berlibur ke Al Aqsa, Sahabat Tour Aqsa dapat mendatarkan diri dengan paket Tour Al Aqsa. Sahabat Tour Aqsa pun dapat mengajak keluarga, teman ataupun sahabat untuk meenikmati liburan bersama.

Untuk mendaftar pergi ke Aqsa ini cukup mudah, Sahabat Tour Aqsa tinggal mendaftarkan diri ke Satutours Travel dengan memilih paket Tour Aqsa ataupun Tour masjidil Aqsa. Tak hanya itu saja, ada pula paket Tour Aqsa Jordan Mesir bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke tiga wilayah negara sekaligus. Untuk informasi lebih lengkap seputar berlibur ke Aqsa, yuk simak informasi berikut.

Inilah Yang Dipersiapkan Untuk Mendaftar Tour Al Aqsa

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang berkeinginan dan berencana untuk berlibur ke Aqsa pastinya bertanya – tanya terkait persiapan apa saja yang dilakukan sebelum mendaftar Tour Al Aqsa. Terlebih bagi Sahabat Tour Aqsa yang saat ini sedang dalam tahap rencana dan ingin merealisasikan rencananya ini. Agar rencana Sahabat Tour Aqsa tak hanya sebuah wacana saja,

Tentu Sahabat Tour Aqsa harus membuat target terkait kapan terlaksananya berlibur ke Al Aqsa ini. Mengapa perlu menetapkan target terlebih dahulu? Supaya Sahabat Tour Aqsa lebih jelas dan terarah. Disini, target yang dimaksud merupakan target budget atau target tabungan yang ingin Sahabat Tour Aqsa kumpulkan untuk dipergunakan pergi berlibur. Tak sekedar menentukan budget saja. Akan tetapi, Sahabat Tour Aqsa juga menentukan jangka waktu untuk mengumpulkan tabungan tersebut.

Dengan adanya target yang dibuat Sahabat Tour Aqsa ini tentunya akan memudahkan Sahabat Tour Aqsa dalam mempersiapkan biaya yang diperlukan. Sahabat Tour Aqsa dapat menyisihkan secara konsisten atau rutin setiap bulannya dengan nominal yang telah Sahabat Tour Aqsa tetapkan. Apabila Sahabat Tour Aqsa sedang memiliki rezeki lebih banyak, Sahabat Tour Aqsa pun dapat menabung dengan nominal yang lebih banyak pula. Dalam menabung hendaknya Sahabat Tour Aqsa juga menganggarkan nominal untuk menabung. Menganggarkan ini dapat Sahabat Tour Aqsa lakukan dengan cara mengalokasikan gaji atau pendapatan Sahabat Tour Aqsa di tiap bulannya.

Perlu Sahabat Tour Aqsa ingat dari cara menabung ini ialah Sahabat Tour Aqsa harus langsung mengalokasikan gaji atau pendapatan setelah  mendapatkan uangnya. Sehingga, menabungnya bukan dari sisa dari pengeluaran gaji atau pendapatan Sahabat Tour Aqsa sekalian. Sahabat Tour Aqsa juga dapat memanfaatkan fitur auto debit agar langsung terpotong tiap bulannya. Tentunya dengan begini dapat memudahkan Sahabat Tour Aqsa dalam mencapai target yang telah ditentukan.

Tak berhenti sampai disitu, Sahabat Tour Aqsa pun hendaknya tak terlalu berlebihan dalam membeli sesuatu yang tak penting. Lebih tepatnya jangan terlalu konsumtif. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa benar – benar bisa memilah manakah yang perlu dibeli dan tak perlu dibeli. Karena perilaku yang konsumtif tentunya akan membuat Sahabat Tour Aqsa sulit untuk menabung. Nah, bagi Sahabat Tour Aqsa yang berkinginan untuk berlibur ke Aqsa dan saat ini sedang menjalankan menabung untuk mencapai target budget tentunya Sahabat Tour Aqsa menghindari perilaku yang konsumtif.

Hendaknya Sahabat Tour Aqsa yang sedang berupaya untuk mencapai target dan sebaiknya membatasi pengeluaran yang cukup menguras isi dompet, seperti nongkrong di cafe ataupun berburu promo di mall ataupun di tempat belanja online. Mungkin Sahabat Tour Aqsa merasa bahwa hal ini kecil karena disuguhi dengan promo yang besar – besaran. Akan tetapi, apabila Sahabat Tour Aqsa melakukannya dengan sering, tentunya pengeluaran akan menjadi tak terkendali.

Oleh karena itulah, sebaiknya Sahabat Tour Aqsa menghindari gaya hidup konsumtif agar budget menabung untuk pergi berlibur dapat maksimal. Selanjutnya yang paling penting dan sebisa mungkin diterapkan oleh Sahabat Tour Aqsa yang memang ingin mengumpulkan uang untuk berlibur adalah dengan berkomitmen. Tentunya apa yang Sahabat Tour Aqsa rencanakan tak akan dapat berjalan dengan baik apabila Sahabat Tour Aqsa tak dapat berkomitmen dalam menabung.

Jangan sampai Sahabat Tour Aqsa hanya semangat melakukan cara – cara menabung hanya di awal saja dan mulai lagi kembali ke kebiasaan lama setelah melakukannya beberapa kali. Padahal, jika rutin melakukan cara menabung di atas sekalipun Sahabat Tour Aqsa tak ingin berlibur, Sahabat Tour Aqsa tetap bisa menyimpan uang yang cukup besar dari pendapatan yang dihasilkan. Sebab itulah, Sahabat Tour Aqsa harus mengatur diri agar konsisten dan berkomitmen atas apa yang sudah direncanakan.

Ketika Sahabat Tour Aqsa sudah berupaya untuk mencapai target dengan cara menabung seperti yang sudah direncanakan, maka tentunya Sahabat Tour Aqsa sudah mulai terdapat gambaran berapakah budget yang akan  digunakan khusus untuk pergi berlibur. Hal ini bertujuan agar pengeluaran Sahabat Tour Aqsa tak membengkak. Sebab itulah, hendaknya Sahabat Tour Aqsa menetentukan destinasi liburan yang sesuai dengan budget yang ada.

Sahabat Tour Aqsa bisa memulai untuk buat budgeting, mulai dari tiket transportasi yang akan digunakan, akomodasi dan hal – hal seperti biaya makan serta tiket wisata yang ingin Sahabat Tour Aqsa kunjungi. Kemudian, yang perlu Sahabat Tour Aqsa lakukan ialah mencari informasi sebanyak – banyaknya dan selengkap – lengkapnya terkait destinasi liburan yang dituju. Terlebih apabila tujuan destinasi yang akan Sahabat Tour Aqsa kunjungi merupakan tempat yang belum pernah Sahabat Tour Aqsa datangi sebelumnya.

Sahabat Tour Aqsa dapat dengan mudah mendapatkan informasinya dengan memanfaatkan smartphone dan teknologi internet. Apabila Sahabat Tour Aqsa sudah mencari informasi sebaiknya Sahabat Tour Aqsa langsung membooking tiket transportasi, akomodasi hingga tiket wisata dari jauh – jauh hari agar harga yang Sahabat Tour Aqsa dapatkan akan lebih murah. Dengan begitu, Sahabat Tour Aqsa dapat lebih hemat. Jika Sahabat Tour Aqsa tak ingin liburan dengan ribet dalam memesan akomodasi maupun transportasi saat berlibur, Sahabat Tour Aqsa dapat menggunakan jasa travel. Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar di Satutours Travel yang siap menemani liburan Sahabat Tour Aqsa sekalian. Agar Sahabat Tour Aqsa tak ketinggalan informasi, Sahabat Tour Aqsa dapat memantau terus informasinya secara berkala ya!

Menilik Kota Tiga Anbiya di Hebron Paletina

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa kata Hebron berasal dari bahasa Ibrani yakni habar yang memiliki arti dipersatukan atau digabungkan. Hebron merupakan kota yang masuk ke dalam wilayah Tepi Barat Palestina. Diketahui bahwa kota Hebron berjarak sekitar 30 km di selatan Yerusalem. Menurut informasi yang ada, kota ini memiliki penduduk sekitar 120.000 masyarakat Palestina dan 600 orang Israel.

Kawasan kota Hebron merupakan kota yang menghasilkan hasil tani berupa anggur, buah ara, kapur dan tembikar. Tak hanya itu, produksi batu kapur, bengkel keramik serta pabrik gelas tiup pun banyak dijumpai pula di kota ini. Selain itu terdapat pula pabrik susu yang besar dan terkenal bernama Al – Juneidi. Hal yang terpenting ialah bahwa kota Hebron inilah dikenal dengan Kota Tiga Nabi yakni Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq dan Nabi Ya’qub. Lebih lengkap seputar kota Hebron yang dikenal sebagai kota tiga anbiya, berikut lebih jelasnya.

  1. Terdapat Makam Tiga Nabi

Tak bisa dipungkiri bahwasannya kota Hebron tak pernah sepi pengunjung, hal ini karena banyak sekali wisatawan yang datang dan hendak melakukan ziarah ke tempat peristirahatan terakhir tiga Nabi. Selain itu, di kota Hebron ini pula terdapat Makam Para Leluhur atau Gua Makhpela. Gua tersebut diyakini terdapat makam Nabi Ibrahim dan istrinya yakni Siti Sarah. Tak hanya itu, ada pula makam Nabi Ishaq dan istrinya Ribka serta Nabi Ya’qub dan istrinya Lea.

Diketahui bahwa makam ini menjadi satu dalam kompleks Masjid Ibrahim. Ada perhatian khusus yang diberikan pada masjd ini yakni ditandai dengan banyaknya permadani hijau dengan ayat Al – Qur’an pada masjid tersebut. Lokasinya ini tepat berada di makam para nabi dan istrinya yang ada di dalam gua dimana lokasinya berada pada halaman terbuka dengan kamar koridor kubah. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa makam para nabi dan istrinya memliki bentuk yang berbeda antara laki – laki dengan perempuan. Makam laki – laki ditandai dengan bentuk segi delapan, sedangkan makam perempuan dengan bentuk segi enam.

  1. Pesona Masjid Ibrahim

Pesona Masjid Ibrahim ini salah satunya memiliki dua menara dengan tinggi sekitar 15 meter bergaya Mamluk. Selain itu, di Masjid Ibrahim ini juga terdapat mimbar yang memiliki ciri khas tersendiri karena desain periode Dinasti Fatimiyyah yang terletak di sebelah kanan tangga mihrab yang masih terjaga hingga kini.

  1. Sekilas Kisah Tiga Nabi di Hebron

Di kawasan kota Hebron inilah yang menjadi tempat tinggalnya Nabi Ibrahim bersama istrinya yakni Siti Sarah dan Siti Hajar. Alasan Nabi Ibrahim menetap di kota Hebron ialah karena sebelumnya Nabi Ibrahim meninggalkan kota Babilonia tempat dimana Raja Namrudz berkuasa dengan banyak berhala disana. Kemudian, Nabi Ibrahim sempat menghancurkan berhala yang menjadi sesembahan masyarakat disana dan akhirnya hijrah ke kota Hebron. Lalu, istri Nabi Ibrahim yakni Siti Hajar melahirkan anak bernama yang diberi nama Ismail. Kemudian mereka dibawa pindah ke Makkah oleh Nabi Ibrahim. Disanalah Nabi Ibrahim sempat melakukan renovasi Ka’bah.

Setelah renovasi selesai, Nabi Ibrahim kembali ke Palestina dan tinggal di Hebron bersama istrinya Siti Sarah. Kemudian, tak lama mereka dianugerahi Allah anak yang diberi nama Ishaq. Nabi Ishaq ini dikenal dengan nabi yang sangat jujur dan shaleh. Selanjutnya perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Nabi Ya’qub merupakan putra dari Nabi Ishaq. Ketika Nabi Ishaq berdakwah untuk kaumnya di Hebron, Nabi Ya’qub mendapat tugas melaksanakan dakwah di negeri Syam yang saat ini dikenal dengan nama Suriah.

Ketahui Sekilas Tentang Al Aqsa Yuk!

Memang benar adanya bahwa satu – satu tempat di dunia yang selalu diperebutkan wilayahnya berbagai bangsa dunia ialah Al Aqsa. Di kawasan Masjidil Aqsa inilah yang menjadi tempat tersuci ketiga milik umat Islam setelah Masjidil Haram yang berada di Mekkah dan Masjid Nabawi yang berada di Madinah. Akhir – akhir ini, Israel dinilai telah membatasi dan berupaya untuk mengambil alih area Masjidil Aqsa ini.  Padahal di lokasi inilah Nabi Muhammad Saw memulai perjalanan Isra’ Mirajnya untuk memenuhi perintah Allah Swt, seperti yang tersirat di dalam Al Qur’an. Di tanah Aqsa inilah juga terukir kisah perjalanan para Nabi dan manusia – manusia luar biasa yang menjaga keimanan mereka pada Allah Swt. Tak hanya itu saja, karena masih banyak kisah lain seputar kawasan Masjidil Aqsa yang tak banyak diketahui oleh umat Islam. Hal – hal apa saja yang jarang diketahui, simak berikut ini.

  1. Peristiwa di Kawasan Masjidil Aqsa

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Yerusalem telah lepas dari tangan umat islam untuk yang ketiga kalinya dan berada di bawah kendali Israel. Diketahui bahwa hal ini terjadi pada tahun 1967. Para tentara Israel yang menaklukkan kawasan ini telah menurunkan bendera Palestina dari area kubah masjid. Pemimpin Israel mengetahui bahwa kontrol terbuka atas masjidil Aqsa akan menjadi provokasi langsung bagi dunia Muslim. Sebab itulah, mereka menggunakan berbagai cara untuk menenangkan umat Islam di dunia.

Kemudian kisah ini berlanjut pada tahun 1969 ada seorang Zionis Australia yang melakukan pembakaran area Masjidil Aqsa yang menakibatkan rusaknya mimbar Nuruddin Zengi dan Masjid Qibly. Dari peristiwa kebakaran yang terjadi diketahui secara keseluruhan menyelimuti seluruh Masjid Qibly. Umat islam pun menyadari bahwa peristiwa ini merupakan mimpi buruk bagi mereka. Warga setempat berupaya untuk memadamkan api semampu mereka.

Seluruh umat Islam pun bahu – membahu dan bergotong royong untuk memadamkan api tersebut. Dari peristiwa ini, masjid tersebut telah dibangun kembali dan diperbaharui. Akan tetapi, serangan terhadap bangunan tersuci ketiga ini terus berlanjut hingga hari ini. Tak hanya itu, penggalian Israel atas proyek Kuil Solomon yang merusak pondasi seluruh Masjid. Namun, masyarakat setempat tempat berusaha untuk mempertahankan Al Aqsa agar tak dirusak dan dihancurkan. Selain itu, perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui juga bahwa kawasan Masjidil Aqsa juga pernah menjadi tempat pembuangan sampah.

Pada waktu periode umat Yahudi dilarang tinggal di kota ini oleh Romawi. Bangsa Romawi menggunakan kawasan Masjidil Aqsa sebagai tempat pembuangan sampah. Pada saat Umar bin Khattab membebaskan kota, Umar bin Khattab membersihkan sampah itu dengan tangannya yang kosong. Umar bin Khattab pun juga mengakhiri pengasingan orang – orang Yahudi yang berabad – abad oleh Romawi. Umar bin Khattab mengundang 70 keluarga sebuah desa pengungsi terdekat kembali ke Yerusalem dan memberi mereka hak untuk kembali setelah berabad – abad di pengasingan.

  1. Terdapat Ikon Yang Menjadi Daya Tarik

Tentunya apa yang Sahabat Tour Aqsa lihat di bangunan Kubah Batu atau yang dikenal dengan Dome of The Rock saat ini sangat berbeda seperti awal berdirinya pada saat dibangun oleh Khalifah Ummayyah yakni Abdul Malik ibnu Marwan. Diketahui bahwa pembangunan ini hanya berbahan dasar kayu dengan penutup dari kuningan, timah atau keramik. Akan tetapi, hampir 1000 tahun kemudian pada masa pemerintahan Khalifah Utsmani, barulah ditambahkan lapisan emas yang ditambahkan ke kubah bersama ubin ciri khas Utsmani dan ke fasad atau ornamen bangunan.

Di masjid inilah terdapat mimbar   khusus yang dibangun setelah kawasan masjidil Aqsa ini direbut kembali oleh Tentara Salib. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa mimbar ini tak hanya cantik, namun dibuat tanpa menggunakan satu paku pun atau menggunakan lem. Akan tetapi sayangnya Nuruddin Zengi tak sempat melihat kemenangan yang diraihnya. Namun anak didiknya yakni Shalahuddin Al Ayyubi memenuhi harapan gurunya dan setelah membebaskan Yerusalem untuk kedua kalinya dalam sejarah Islam, kemudian dipasanglah mimbar istimewa ini.

  1. Menjadi Lokasi Eksekusi Saat Tentara Salib

Pada saat tentara salib pertama membawa Yerusalem, mereka menemukan mayoritas penduduk muslim dikurung di masjidil Aqsa. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Mereka membantai sekitar 70 ribu dari mereka dan kemudian mengubah Masjid Qibly menjadi istana, Dome of the Rock menjadi sebuah kapel, dan ruang bawah tanah menjadi stabil.

Umat islam yang selamat dari pembantaian awal kemudian disalibkan di sebuah salib besar yang ditempatkan di dekat pusat masjid. Inilah yang menjadi satu – satunya salib yang dipecahkan oleh Shalahuddin Al Ayyubi. Dasar salib ini masih dapat dilihat di sana hingga saat ini.

  1. Tempat Lahirnya Karya Besar

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwasannya kawasan Al Aqsa ini menjadi tempat lahirnya karya terkenal Al Ghazali. Buku yang paling terkenal dalam literatur Islam monumental ialah berjudul Ihyaa Ulum Al – Din karya Ulama besar Islam Abu Hamid Al – Ghazali. Al Ghazali menjadi sosok yang dihormati oleh semua aliran pemikiran karena kemampuannya terjun ke kedalaman jiwa manusia sambil tetap berlabuh pada ajaran Al – Qur’an dan Nabi.

Menurut informasi yang ada, tak banyak orang yang mengetahui bahwa Imam Al – Ghazali ini memutuskan untuk tinggal sementara waktu di kawasan Masjidil Aqsa dan menulis buku sementara di sana. Bukti dari keberadaan imam Al – Ghazali pada saat itu ialah adanya bangunan di area masjidil Aqsa yang menandai bahwa di bangunan tersebut terdapat lokasi kamar Al – Ghazali.

  1. Tanah Peristirahatan Para Nabi

Wilayah di area Aqsa memanglah kawasan yang tergolong luas. Terlebih kawasan masjidil Aqsa yang tak hanya terdiri atas satu bangunan saja, melainkan ada beberapa bangunan. Tentunya Sahabat Tour Aqsa telah mengetahui bahwa kawasan Aqsa juga dikenal dengan kawasan kota Anbiya. Karena hal ini terdapat beberapa bukti yang menjadikan Aqsa disebut sebagai kota Anbiya. Salah satu yang menjadi saksi bisu atas peristiwa yang telah dialami Nabi Muhammad Saw ialah Masjid Marwani. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Masjid Marwani menjadi masjid yang terhubung dengan kejadian bersejarah tunggangan Nabi Muhammad Saw pada saat peristiwa Isra dan Miraj yang disebut dengan Masjid Buraq.

Tak ada catatan pasti tentang berapa banyak Nabi dan para sahabat Nabi yang disemayamkan di Aqsa. Akan tetapi, diketahui bahwa jumlahnya cukup banyak.

Dari ulasan tentang Tour Al Aqsa yang sudah disampaikan, bagaimana nih persiapan Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke Al Aqsa? Apabila Sahabat Tour Aqsa memang berkeinginan untuk merasakan liburan di Aqsa, cobalah untuk segera menentukan rencana keberangkatan ya. Jangan sampai keinginan Sahabat Tour Aqsa ini hanya sebatas wacana saja. Untuk update informasi lebih lengkapnya, simak terus informasinya ya!