Travel Tour Aqsa di DKI Jakarta

Travel Tour Aqsa di DKI Jakarta

Travel Tour Aqsa di DKI Jakarta
Travel Tour Aqsa di DKI Jakarta

Traveling ataupun Berwisata seolah sudah menjadi gaya hidup masyarakat sekarang, abad 21. Di era industri konten mulai tumbuh pesat seolah menjadi ajang perlombaan tersendiri untuk saling unjuk hasil swafoto maupun video di media social. Dorongan untuk pamer, unjuk diri seolah menjadi factor yang paling berpengaruh. Dimana masyarakat kali ini gandrung dengan syndrome FOMO ( fear of missing Out) yang artinya seolah ketakutan dianggap tidak update dan ketinggalan jika tidak ikut melakukan aksi serupa yang sedang banyak di boomingkan di social media, hal inilah sekaligus menjadi variable pendorong maraknya aksi traveling.

Tidak bisa dielak bahwasannya keriwuhan ayau bisingnya social media serta tekanan kerja yang tinggi menjadikan masyarakat yang mudah stress, inilah yang juga turut mendorong membesarnya kegiatan traveling. Baik di dalam negeri maupun di luar negeri, bergantung dari kapasitas dompet masing – masing orang. Wisata luar negeri yang kaya akan sejarah islam seolah memiliki magnet tersendiri bagi masyarakat islam di Indonesia, yangmana mayoritas penduduknya adalah islam. Penduduk Indonesia yang beragama Islam pada 2010 mencapai 209,12 juta jiwa atau sekitar 87% dari total populasi. Kemudian pada 2020, penduduk muslim Indonesia diperkirakan akan mencapai 229,62 juta jiwa. Traveling ke luar negeri, termasuk  Tour  masjidil Aqsa menjadi satu pilihan wisata yang menarik bagi wisatawan Indonesia, hal ini tentu karena eratnya ikatan batin sejarah umat islam di wilayah Al Aqsa.

Salah satu daerah di Indonesia yang banyak peminat Tour Aqsa adalah di wilayah Jakarta, hal ini dikarenakan wilayah Jakarta memiliki bandara internasional yang terhubung dengan berbagai bandara besar lainnya di negara lain serta Daerah Jakarta sendiri menjadi pusat ekonomi Indonesia, sehingga di Jakarta banyak orang yang sejahtera secara ekonomi sehingga memunculkan permintaan traveling ke luar negeri yang cukup banyak. Salah satunya adalah Tour Aqsa Jordan Mesir.

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak mencari agency Travel Tour Aqsa Di DKI Jakarta, maka tidak ada salahnya jika sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Satutours travel. Sahabat Tour Aqsa akan diberi penjelasan informasi yang lebih lengkap dan menyeluruh mengenai wisata ke tour Aqsa. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui ketika sahabat bergabung dalam grup traveling ke aqsa, maka Sahabat Tour Aqsa akan sekaligus mengunjungi negara sekitar yang cukup banyak sejarah islam yakni yang akan di kunjungi adalah Palestina itu sendiri, tentu yang menjadi tujuan adalah al Aqsa, selain itu akan mengunjungi Jordania dan Mesir. Yuk mari mengenal sekilas lebih dalam mengenai 3 negara tersebut tentunya dari sumber sumber terpercaya, simak berikut ini. Travel Tour Aqsa

Sekilas Mengenal Jordania Yuk!

  1. Destinasi Terpopuler di Jordania

Ketika Sahabat Tour Aqsa berlibur ke Jordan, ketahuilah bahwa terdapat beberapa tempat yang menjadi destinasi terpopuler sebagai khas daerah jordan, diantaranya adalah Petra yang menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Tampaknya Sahabat Tour Aqsa pun tahu bahwa Petra menjadi ikon wisata Jordania. Diketahui bahwa Petra ini didirikan oleh kaum Nabatean sebelum lahirnya Nabi Isa AS.

Salah satu yang membuat Sahabat Tour Aqsa terpersona ialah karena Petra menampilkan sebuah perbukitan batu oranye yang dipahat menjadi kota yang luas dan cantik. Sahabat Tour Aqsa dapat mengunjungi lokasi ini yang letaknya kurang lebih 230 kilometer dari Amman yakni Ibu Kota Jordania yang dikenal sebagai kota kuno ini sempat menjadi jalur persimpangan penting untuk perdagangan sutra, rempah-rempah, dan komoditas lainnya dari Timur Tengah menuju Romawi hingga Tiongkok. Ada pula, Wadi Rum. Wadi Rum merupakan wilayah yang didominasi bukit batu dan pasir bernuasa merah memang mirip dengan suasana Planet Mars. Selain itu, Sahabat Tour Aqsa juga dapat berkunjung ke Jerash. Jejak – jejak kejayaan Romawi dapat Sahabat Tour Aqsa temui di Jerash. Sebuah kompleks kota kuno Romawi yang masih terpelihara dengan baik di Timur Tengah.

Di sini Sahabat Tour Aqsa dapat menemukan Oval Plaza yakni lapangan bundar dengan dikelilingi oleh kolom – kolom khas Romawi yang menjadi ikon dari Jerash. Seperti layaknya kota – kota Romawi, di sini terdapat pula amphiteater dengan akustik yang luar biasa dan Hippodrome, arena balap kuda yang merupakan olahraga populer di era tersebut. Keempat, Laut mati, Laut Mati adalah danau yang terbentang di perbatasan Jordania dan Palestina (yang sedang diduduki israel).

Daerah ini merupakan titik terendah di permukaan bumi (400 meter di bawah permukaan air laut). Laut Mati memiliki kandungan garam yang tinggi sehingga jika Sahabat Tour Aqsa berenang di sana tidak akan tenggelam. Untuk buat foto Instagram yang keren, Sahabat Tour Aqsa sebaiknya berenang di sana sambil membaca koran atau buku (dijamin tidak tenggelam). Kelima, Pohon Nabi, Masyarakat Jordania menyebut pohon ini sebagai satu-satunya sahabat Nabi yang masih hidup.

Pohon ini diyakini telah berusia 1.400 tahun lebih dan menjadi tempat berteduh Nabi Muhammad SAW saat beliau berdagang dari Mekkah ke negeri Syam. Tumbuh di tengah gersangnya padang pasir dekat perbatasan Jordania dengan Irak dan Suriah, pohon rimbun ini bisa bertahan hidup dan menawarkan keteduhan bagi yang singgah ke sana. Jadi selain berfoto di pohon ini, Sahabat Tour Aqsa bisa napak tilas perjalanan Nabi Muhammad Saw yang berdagang hingga ke Negeri Syam.

  1. Menilik Jejak Kisah Jordania

Tak banyak yang tahu bahwa pada masanya Jordania pernah menjadi jantung peradaban kuno yang diuntungkan oleh letak geografisnya di wilayah Bulan Sabit Subur yang meliputi Babilonia dan Kanaan. Tak hanya itu, Jordania juga menjadi rumah bagi beberapa kerajaan kuno seperti Kerajaan Edom, Moab, Ammon dan kerajaan Nabath yang terkenal ialah Petra. Tetapi, melintasi berbagai era sejarah yang berbeda – beda, sebagian wilayah negara ini menjadi berada di bawah kendali beberapa kekuatan tetangga, seperti Mesir Kuno pada masa peperangannya dengan Babilonia dan Hittit dan pada beberapa periode yang berlainan oleh Bani Israil yang diambil pada masa penahanan Babilonia, dan yang kemudian dikalahkan oleh Bani Moab seperti yang tertulis dalam Batu Moab.

Lebih jauhnya, dan karena lokasinya yang strategis di pertengahan dunia kuno, Jordania juga di bawah kendali kekaisaran – kekaisaran kuno Yunani, Persia, Romawi dan yang berikutnya oleh Bizantium. Masih, orang Nabath mendirikan kerajaan merdeka yang meliputi sebagian besar wilayah Jordania modern dan wilayah lain yang berdekatan, selama beberapa abad, sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Kekaisaran Romawi. Tetapi, terpisah dari Petra, orang Romawi memelihara kemakmuran sebagian besar kota – kota kuno di Jordania yang menikmati otonomi negara-kota yang singkat di bawah payung aliansi Dekapolis.

Dengan mundurnya Kekaisaran Romawi, Jordania menjadi berada di bawah kendali kerajaan Arab Ghassan. Pada abad ke – 7 dan karena kedekatannya dengan Damaskus, Jordania menjadi salah satu ranah penting bagi Kekhalifahan Islam – Arab dan oleh karenanya pula mengamankan beberapa abad kestabilan dan kemakmuran, yang mengizinkan bergulirnya identitas Arab Islam terkini. Pada abad ke – 11, Jordania menyaksikan sebuah fase ketidakstabilan, sebab ia menjadi salah satu zona inti Perang Salib yang berujung pada kekalahan oleh Dinasti Ayyubiyah. Jordania juga menderita akibat serangan Mongol yang dihalang – halangi oleh Mamluk.

Pada tahun 1516, Jordania menjadi bagian dari Kesultanan Utsmaniyah dan tetap dalam keadaan demikian hingga tahun 1918, ketika Angkatan Darat Pemberontak Arab Raya mengambil alih, dan mengamankan Jordania terkini atas bantuan dan dukungan suku-suku Jordania setempat. Sebagai saksi bagi kekayaan sejarah Jordania, peradaban Nabath meninggalkan banyak situs arkeologi yang besar di Petra, yang dianggap sebagai salah satu Tujuh Keajaiban Dunia Baru juga telah diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai Situs Warisan Dunia. Selain Petra, peradaban – peradaban lain juga meninggalkan jejak arkeologinya di Jordania seperti Helenistik dan Romawi melalui reruntuhan di kota Dekapolis yang meliputi Jerash, Umm Qais, Amman, Pella, Kapitolias (Beit Ras), Rafana dan Irbid dan situs Bizantium Umm ar-Rasas (sebuah Situs Warisan Dunia).

Tak hanya itu, kekhalifahan Islam juga meninggalkan jejak arsitektur yang unik yang terwujud dalam istana – istana gurun di antaranya Qasr Mshatta, Qasr al Hallabat, dan Qasr Amra yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia. Sebagian besar wilayah Jordania modern telah berciri perkotaan. Jordania digolongkan sebagai negara dengan tingkat “pembangunan manusia” yang tinggi menurut Laporan Pembangunan Manusia tahun 2010. Lebih jauh lagi, Jordania juga digolongkan sebagai pasar yang sedang tumbuh dengan sebuah ekonomi pasar yang bebas menurut CIA World Factbook. Jordania juga dipandang sebagai sebuah ekonomi “berpendepatan menengah atas”. Jordania adalah salah satu negara pendiri Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baru-baru ini, Jordania telah diundang untuk menggabungi Dewan Kerja sama Teluk (GCC). Pemerintah Jordania adalah satu di antara tiga anggota 22 negara Liga Arab yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, dua lainnya adalah Pemerintah Mesir dan Pemerintah Palestina. Jordania menerima arus pengungsi Palestina selama lebih dari 3 dasawarsa, menjadikannya sebagai salah satu penampung pengungsi terbesar dunia. Negara yang miskin bahan tambang ini mengimpor minyak bumi dari negara – negara tetangga.

  1. Inilah Kawasan Wilayahnya

Secara resminya dikenal dengan Kerajaan Hasyimiyah Jordania yakni Al – Mamlaka al – Urduniyya al – Hashemiyya adalah sebuah kerajaan di Tepi Barat Sungai Yordan. Negara ini berbatasan dengan Arab Saudi di timur dan tenggara, Irak di timur – laut, Suriah di utara dan Tepi Barat dan Israel di barat, berbagi kekuasaan atas Laut Mati. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa satu – satunya pelabuhan yang ada di Jordania terdapat di ujung barat daya Teluk Aqaba, yang sebagiannya juga dikuasai oleh Israel, Mesir, dan Arab Saudi. Lebih dari separuh Jordania diliputi oleh Gurun Arab. Tetapi, bagian barat Jordania berupa hutan dan lahan layak tanam.

Jordania adalah bagian dari Bulan Sabit Subur. Ibu kota dan pusat pemerintahannya adalah Amman. Jordania didirikan pada tahun 1921, dan diakui oleh Liga Bangsa – Bangsa sebagai sebuah negara di bawah mandat Britania pada tahun 1922 yang dikenal sebagai Emirat TransJordania. Pada tahun 1946, Yordan menggabungi Perserikatan Bangsa – Bangsa sebagai negara merdeka yang secara resmi dikenal sebagai Kerajaan Hasyimiyah Jordania. Travel Tour Aqsa

  1. Rekomendasi Kuliner Jordania

Setibanya Sahabat Tour Aqsa di Jordania, tentu tak lengkap rasanya apabila Sahabat Tour Aqsa tak mencoba kuliner andalannya. Jordania juga memiiki kuliner khas tersendiri, diantaranya adalah Mansaf, merupakan makanan berisi daging yang direndam dalam yoghurt. Kemudian dilapisi dengan roti tipis dan dihidangkan bersama nasi yang dimasak dengan banyak rempah – rempah. Daging yang digunakan adalah daging domba atau unta. Tetapi Sahabat Tour Aqsa juga dapat menemukan versi ayam Mansef juga. Mansef secara tradisional disajikan dalam piring besar yang dimaksudkan untuk dimakan bersama-sama, seperti sebagian besar makanan Jordania. Kedua, Kibbeh, merupakan makanan berisi daging yang direndam dalam yoghurt.

Kemudian dilapisi dengan roti tipis dan dihidangkan bersama nasi yang dimasak dengan banyak rempah-rempah. Daging yang digunakan adalah daging domba atau unta. Tetapi Sahabat Tour Aqsa juga dapat menemukan versi ayam Mansef juga. Mansef secara tradisional disajikan dalam piring besar yang dimaksudkan untuk dimakan bersama-sama, seperti sebagian besar makanan Jordania. Ketiga, Mezze, makanan yang terdiri dari kombinasi kibbeh goreng, samosa (bola adonan diisi dengan daging, bawang, kacang pinus), falafel (buncis goreng), labaneh kental (yogurt tegang). Makanan ini juga disajikan dengan saus yang terbuat dari kacang hancur atau sayuran, seperti hummus (buncis), Baba ghaboush (terong), medames ful (kacang fava), dan banyak lagi.

Kuliner ini juga dikenal dengan sebutan Salad Arab (tabouleh, fattoush), yang dilengkapi acar sayuran, zaitun, halloumi, dan roti yang tipis.Keempat, Maqluba, merupakan nasi yang dimasak dengan daging dan sayuran di bagian bawahnya. Uniknya, masakan ini diletakan dengan posisi terbalik untuk menampilkan warna-warna indah dari sayur-sayuran yang dimasak bersama. Meskipun jarang, Sahabat Tour Aqsa dapat menemukannya dalam menu di satu atau dua restoran. Jika tidak, berteman saja dengan orang lokal dan hadiri undangan makan malam mereka.

Sebelum Berkunjung ke Mesir , Lihat lebih Dekat Yuk!

  1. Inilah Wilayah Geografis Mesir

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Mesir merupakan negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Mesir juga digolongkan sebagai negara maju di Afrika. Mesir menjadi negara ke – 30 terbesar di dunia. Karena iklimnya yang ekstrem dan gersang, sebagian besar populasi terkonsentrasi di sepanjang Lembah Nil yang sempit dan delta Sungai Nil. Sekitar 99 % penduduk Mesir menempati kawasan lembah sungai Nil dan kawasan delta sungai di dekat Laut Mediterania. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, Laut Mediterania di utara, dan Jalur Gaza, Israel, dan Laut Merah di timur. Mesir mempunyai lokasi geopolitik yang penting di perbatasan Asia-Afrika, ia memiliki sebuah jembatan tanah (Tanah Genting Suez) antara Afrika dan Asia, wilayah ini dilalui sebuah terusan yang menghubungkan Laut Mediterania dengan Samudera Hindia (melalui Laut Merah).

Terlepas dari Lembah Nil, mayoritas lanskap Mesir adalah gurun, dengan beberapa oasis bertebaran di kawasan itu. Tiupan angin yang kencang menciptakan banyak bukit pasir yang tingginya sampai 30 m (100 kaki). Mesir termasuk bagian dari gurun Sahara dan Gurun Libya. Gurun ini dilindungi Kerajaan Firaun dari ancaman Barat dan disebut sebagai “tanah merah” pada zaman Mesir kuno. Kota – kota penting di Mesir adalah Alexandria yang menjadi kota terbesar. Kemudian Kairo menjadi ibu kota Mesir modern dan kota terbesar.

  1. Sekilas Kisah Tentang Mesir

Mesir merupakan salah satu negara tertua di dunia. Usianya sudah lebih dri 5000 tahun. Suku asli Mesir adalah suku yang nomaden dari Gurun Sahara, Afrika. Selama tiga ribu tahun Mesir dipimpin oleh Firaun dari dinasti ke dinasti yang jumlahnya ada 30 dinasti, yang jumlah 140 Firaun yang berkuasa dari tahun ke tahun. Mesir kuno dibagi menjadi 3 era, Old Kingdom, Middle Kingdom dan New Kingdom. Setelah era New Kingdom, Kerajaan Mesir Kuno mengalami keruntuhan dan dikuasai oleh Suku dari luar yaitu suku Romawi (oleh The Great Alexander), Arab, Turki (oleh Kesultanan Utsmaniyah). Peninggalan peninggalan dari kerajaan Mesir kuno sangat banyak, contohnya ada Piramida Giza di Giza, Sfinks ( Giza ), Lembah para raja, Red Pyramid, Piramida Sakkara, Kota Memphis (kota Mesir kuno).

  1. Land Mark di Mesir

Banyak sekali peninggalan sejarah di Mesir, mengingat mesir termasuk peradaban sangat tua dan masih eksis hingga kini adapun tempat tempat yang memorable sebagai berikut, Pertama, Piramida Giza, kemegahan Piramida & Sphinx. Bisa dibilang kalau landmark bersejarah ini adalah ikon dari negara tersebut. Arsitekturnya tampak sangat megah. Piramida digunakan sebagai makam raja dan sarana ibadah di zaman dulu. Sementara Sphinx adalah makhluk mitologi berbadan singa dan berkepala manusia yang sangat dihormati pada masanya. Kedua, Valley of The King, merupakan lembah pemakaman para raja dan bangsawan kerajaan. Lokasinya berada di Luxor.

Yang membuat Valley of The King terasa istimewa tentu saja karena desain bangunannya yang menawan. Dindingnya dihiasi dengan ukiran berisi cerita mitologi Mesir kuno. Ketiga, Sungai Nil, Sungai Nil yang bersejarah merupakan tempat dihanyutkan Nabi Musa agar selamat dari kekejaman raja Firaun. Sungai terpanjang di dunia ini, bisa dijelajahi turis dengan menumpang kapal pesiar. Keempat,  Gunung Sinai, Gunung ini dikenal juga dengan nama Jabal Musa. Tempat wisata di Mesir ini merupakan saksi bisu saat Nabi Musa mendapatkan wahyu dari Allah SWT, Sahabat Tour Aqsa pun dapat mendaki gunung Sinai yang memiiki pesona luar biasa. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih beberapa destinasi untuk dikunjungi.

  1. Kuliner Andalan di Mesir

Saat Sahabat Tour Aqsa berada di Mesir dan ingin untuk mencicipi kuliner khasnya, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba beberapa kuliner andalan yang ada disana. Kuliner andalannya antara lain Ful Medames yang menjadi salah satu makanan pokok yang wajib dihidangkan. Makanan yang satu ini terbuat dari kacang fava yang dicampur dengan minyak, bawang putih, jus lemon, dan cabai. Selanjutnya Mulukhiya, semacam sup rumput laut, dimana pembuatannya dimasak bersama dengan potongan daun bawang serta bawang putih dan juga ketumbar dengan tambahan daging. Untuk daging yang digunakan bervariasi seperti ayam, kelinci, dan juga sapi. Umumnya makanan ini disajikan bersama dengan roti atau nasi mesir. Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba kuliner ini setibanya di Mesir. 

Demikianlah gambaran sekilas mengenai Tour Aqsa, dimana Sahabat Tour Aqsa akan diajak keliling ke beberapa tempat sekitar, seperti di Jordan dan sekaligus Mesir. Semoga Sahabat Tour Aqsa bisa mendaftar Travel Tour Aqsa Di DKI Jakarta dengan jasa travel yang tepat yakni Satutours Travel. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin mendaftar, bisa langsung segera daftar ya! Travel Tour Aqsa

Tour Aqsa Jakarta Selatan

Tour Aqsa Jakarta Selatan

Tour Aqsa Jakarta Selatan
Tour Aqsa Jakarta Selatan

 

Sahabat Tour Aqsa pun mengerti bahwa Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia. Nah.. dengan disematnya status tersebut sudah menjadi barang tentu pusat pemerintahan dan pusat ekonomi berada di dalamnya. Sekaligus menjadi etalase Indonesia di mata dunia, tidak heran jika Gedung – Gedung pemerintahan serta kantor pusat bisnis berada di sana, baik swasta yang berskala nasional multinasional maupun perusahaan milik Negara (BUMN). Dengan tingginya kegiatan ekonomi di Jakarta, seperti yang dilansir oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat 70% perputaran uang di Indonesia berada di DKI Jakarta. Artinya banyak orang berdaya beli tinggi sekaligus menjadi penanda tingkat tekanan kerja sehingga menjadikan banyak orang stress yang membutuhkan refreshing. Pertemuan daya beli tinggi dan kebutuhan refreshing tinggi terjadilah permintaan Traveling, tidak jarang orang – orang memilih traveling jauh pergi dari ibu kota, untuk memecahkan penat dari keramaian hiruk pikuk kota Jakarta. Ada yang memilih ke luar negri ataupun pergi jauh ke pulau luar jawa. Dengan menyandang status negara yang penduduk muslim tidak jarang orang – orang Indonesia yang berkemampuan daya beli tinggi memilih negara luar yang kaya akan sejarah islam menjadi tujuan untuk liburannya.

Seperti salah satunya mencari Tour masjidil Aqsa karena ketika melakukan perjalanan Tour Aqsa akan dapat banyak menyerap pelajaran sejarah perjuangan nabi di tanah Aqsa sekaligus meningkatkan energi spiritual. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang tinggal di wilayah JABODETABEK sedang mencari informasi Tour Aqsa Jakarta Selatan maka Sahabat Tour Aqsa sudah berada di halaman yang tepat, di Jakarta selatan sendiri terdapat ekspert tour keluarga muslim yakni Satutours Travel. Sahabat Tour Aqsa bisa mengunjunginya langsung kantornya yang berada di jalan warung amil buncit, Jakarta Selatan untuk mendapatkan info lebih lengkap mengenai rencana perjalanan Tour Aqsa Jakarta Selatan. Ketika Sahabat Tour Aqsa memutuskan untuk melakukan perjalanan traveling Tour Aqsa maka Sahabat Tour Aqsa akan sekaligus mendapatkan paker perjalanan Tour Aqsa Jordan Mesir.  Hal ini karena dua negara tersebut berdekatan sekaligus menjadi dua negara yang juga erat sejarah islamnya. Tentu itu akan menjadi hal indah dan menyenangkan ketika mengunjungi ke tiga negara tersebut. Sebagai gambaran singkat sahabat tour aqsa akan kami beri gambaran mengenai sekilas mengenai sejarah, lokasi dan ke khas an daerah tersebut tentunya dari sumber terpercaya serta laporan tim satutours travel yang berkunjung di sana serta portal berita lainnya. Lebih lengkapnya yuk simak berikut ini.

Menjelang Berlibur Bersama Tour Aqsa, Ketahui Ini Yuk!

  1. Ketahui Detail Wilayahnya

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Aqsa menjadi bagian dari Palestina yang merupakan negara di Timur Tengah antara Laut Tengah dan Sungai Jordan. Status politiknya masih dalam perdebatan. Sebagian besar negara di dunia termasuk negara – negara anggota OKI, Liga Arab, Gerakan Non-Blok, dan ASEAN telah mengakui keberadaan Negara Palestina. Wilayah Palestina saat ini terbagi menjadi dua entitas politik, yaitu Wilayah Pendudukan Israel dan Otoritas Nasional Palestina. Deklarasi Kemerdekaan Palestina dinyatakan pada 15 November 1988 di Aljir oleh Dewan Nasional (PNC) Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

  1. Intip Sekilas Kisahnya

Apabila mengintip kisah sejarahnya, mungkin Sahabat Tour Aqsa pun tahu bahwa sejarahnya amatlah panjang. Karena itulah, agar tak terlalu panjang mari kita ulas singkatnya. Hal ini supaya Sahabat Tour Aqsa dapat mengerti dengan baik. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa dimulai dari abad 13, sumber informasi ini merujuk dari buku karya tulis Dr. Muhsin Muhammad Shaleh. Diketahui, pada masa pemerintahan Mamalik, secara administratif negeri Syam terbagi menjadi beberapa wilayah perwakilan. Wilayah Palestina terdiri dari tiga niyabah, yaitu Shafad, al Quds dan Gaza. Pada masa kekhalifahan Turki Utsmani di Syam, negeri ini terbagi menjadi tiga distrik yakni Damaskus, Halb dan Tharablus. Setiap wiyalah terdiri dari beberapa daerah administrative yang disebut sanajiq. Ketika itu sanajiq Nablus, Gaza, al Quds, Lajun dan Shafad berada dalam iyalah Damaskus. Dan ketika terbit sistem kewilayahan baru pada tahun 1864, iyalah Shaida bergabung dalam wilayah (provinsi) Suriah. ketika dibentuk wilayah (provinsi) Beirut pada tahun 1887, Aka, Balqa dan tiga kota lainnya pisah dari wilayah Suriah membentuk provinsiprovinsi (wilayah) baru. Wilayah Beirut membentang sampai penghujung jalan antara Nablus dan al Quds, yang mencakup kota Aka dan Balqa yang berpusat di Nablus yang meliputi pinggiran Jenin, Bani Sha’b, Jamain dan Salth. Saat itu kota Aka mencakup pinggiran Haifa, Nashira, Thabriya dan Shafad. Wilayah-wilayah utara Palestina ini masih tetap menjadi bagian wilayah Beirut sampai tahun 1914. Sedangkan distrik al Quds, melihat dari urgensi dan kekhawatiran Daulah Utsmaniyah dari ketamakan zionis Yahudi, serta masuknya campur tangan negara asing dalam urusan al Quds, pihak daulah memisahkannya dari Provinsi Suriah, dan dinyatakan sebagai wilayah otonomi yang berdiri sendiri dan langsung terikat oleh pemerintah pusat sejak tahun 1874.

Wilayah ini meliputi bagian tengah dan selatan Palestina, yang diikuti wilayah pinggiran al Quds, Yafa, Gaza dan Hebron (al Khalil). Pada tahun 1909 dibangun pinggiran Bi’r Sebaa yang sebelumnya merupakan bagian dari pinggiran Gaza. Melihat kuatnya kekuasaan al Quds, beberapa kali terjadi penggabungan wilayah Nablus (Balqa’) juga pinggiran Nashira selama tahun 1906 – 1909. Kekuasaan otonomi al Quds ini terus berlanjut hingga akhir kekhalifahan Daulah Utsmaniyah. Telah menjadi kebiasaan orang-orang Arab menyebut tanah Palestina dengan nama Suriah Selatan. Ini tidak lain karena adanya anggapan bahwa Palestina merupakan bagian dari Suriah (negeri-negeri Syam). Pada masa pemerintahan Arab di Damaskus (sejak awal Oktober 1917 sampai Juli 1920), Palestina –meskipun dijajah Inggris – menjadi perwakilan dalam muktamar umum Suriah. Bahkan surat kabar Arab, yang pertama kali terbit setelah penjajahan Inggris, mengusung nama Suriah Selatan (Suriya al Janubiyah). Kebanyakan tokoh-tokoh Palestina berada di Suriah (Damaskus), di antaranya adalah para wakil dalam muktamar Suriah yang memproklamirkan kemerdekaan Suriah pada tanggal 8 Maret 1920. Nama ini tidak pernah lenyap dari Palestina kecuali setelah pertempuran Meislon, penjajahan Perancis atas Suriah dan jatuhnya pemerintahan Arab di Suriah pada Juli 1920.

Kemudian, tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa dari sumber lain ditemukan data tahun 1946 bahwasannya Transjordania memperoleh kemerdekaan dari Mandat Britania atas Palestina. Setahun kemudian, PBB mengadopsi rencana partisi untuk solusi dua negara di wilayah yang tersisa dari mandat. Rencana tersebut diterima oleh pimpinan Yahudi, tetapi ditolak oleh para pemimpin Arab dan Inggris menolak untuk melaksanakan rencana tersebut. Pada malam terakhir penarikan Inggris,Agensi Yahudi untuk Israel mendeklarasikan berdirinya Negara Israel sesuai dengan rencana PBB yang diusulkan. Komite Tinggi Arab tidak mengumumkan keadaan sendiri dan sebaliknya, bersama dengan TransJordania, Mesir, dan anggota lain dari Liga Arab saat itu, mulai tahun 1948 Perang Arab-Israel. Selama perang, Israel memperoleh wilayah tambahan yang diharapkan menjadi bagian dari negara Arab di bawah rencana PBB. Mesir memperoleh kendali atas Jalur Gaza dan TransJordania mendapatkan kontrol atas Tepi Barat. Mesir awalnya mendukung terciptanya Pemerintahan Seluruh Palestina, tapi itu dibubarkan pada tahun 1959. TransJordania pernah mengenalinya dan malah memutuskan untuk memasukkan Tepi Barat dengan wilayahnya sendiri untuk membentuk Jordania. Aneksasi itu diratifikasi pada 1950. Perang Enam Hari tahun 1967, ketika Mesir, Jordania dan Suriah berperang melawan orang Israel, berakhir dengan ekspansi teritorial signifikan oleh Israel. Ekspansi ini melibatkan seluruh Tepi Barat, yang tetap di bawah pendudukan Israel, dan Jalur Gaza, yang diduduki sampai penarikan mundur Israel tahun 2005.

  1. Spot Ikonik Yang Mempesona

Palestina yang sudah ada peradaban sejak ribuan tahun sebelum masehi meningalkan sejak Ikonik dari berbagai pemerintahan yang pernah berkuasa, spot ikonik inilah kiranya perlu dikunjungi oleh sahabat Tour Aqsa.

  • Pertama, Komplek Masjidil Aqsa disebut sebagai tempat suci ketiga bagi umat muslim di dunia. Di komplek masjid al Aqsa banyak sekali masjid, salah satunya adalah dome of rock.
  • Kedua, Istana Hisyam berada di gurun pasir yang menjadi wisata terpopuler di Palestina.
  • Ketiga, masjid Abraham. Ketiga, Khan El – Umdan adalah tempat yang dilindungi, sekaligus situs warisan dunia. Terdapat menara jam yang ikonik di pintu masuk utama.
  • Keempat, Mar Saba merupakan biara Ortodoks Yunani. Sekarang dianggap sebagai salah satu biara berpenghuni tertua di dunia.
  • Kelima, Belameh merupakan tempat favorit para pecinta sejarah yang berada di barat laut Jenin dimana sahabat Tour Aqsa akan mendapat peninggalan barang barang sejarah seperti di jaman perunggu.
  • Keenam, Kota Hebron mewakili semangat para wanita yang berkontribusi selama serangan Israel. Tempat ini menjadi pusat ekonomi dan perdagangan.
  1. Cicipi Ini Saat di Palestina

Aneka jenis makanan juga tersaji di negara palestina ini, tentu memberi karakter cita rasa tersendiri yang membuat bekasan memori yang kuat di lidah para sahabat tour aqsa. Dianataranya sebagai berikut, Pertama, Hummus merupakan makanan legendaris sebuah hidangan yang dibuat dari kacang Arab yang telah dihaluskan kemudian diberi campuran wijen giling, ekstrak limau, minyak zaitun, bawang putih dan garam. Tampilan Hummus jika dilihat secara sekilas menyerupai bubur atau pure yang memberikan cita rasa khas gurih. Kedua, Baklava, Makanan ringan ini terdiri dari kacang pistachio atau walnut yang dicincang halus dan diberi gula maupun madu sebagai pemanis,yang lalu dibungkus dengan adonan roti yang tipis. Baklava sendiri sangat populer dikalangan masyarakat Yerusalem namun sebenarnya makanan ini berasal dari turki yang sudah membudaya di palestina mengingat kekaisaran turki juga pernah berkuasa di wilayah palestina. Ketiga, Maqluba, hidangan nasi khas timur tengah namun di palestina memiliki bentuk citarasa tersendiri, Bahan utamanya adalah nasi, bumbu rempah, sayuran, ayam, atau daging kambing. Semuanya dimasak dalam satu panci.  Setelah matang, disajikan dengan cara membalikan pancinya dan dihidangkan langsung di atas piring. Keempat, Samosa, bisa dijadikan makanan ringan ataupun camilan yangmana kue yang mempunyai bentuk segitiga yang dibuat dari cincangan daging yang telah ditumis bersama bumbu dan juga rempah-rempah. Sayuran yang disertakan adalah kentang, bawang bombay, kacang polong yang kemudian dibungkus menggunakan kulit lumpia lalu digoreng.

Mampir Sejenak ke Negeri Peradaban Islam

  1. Posisi Keberadaannya

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Mesir menjadi Negara pertama di dunia yang mengakui Kedaulatan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Dengan luas wilayah yang mencakup Semenanjung Sinai sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur. Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni. Mayoritas penduduk negara Mesir menganut agama Islam sementara sisanya menganut agama Kristen Koptik. Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak, Lembah Para Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

  1. Kisah Negeri Peradaban Islam dari masa islam hingga modern

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa mesir sendiri sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi. Tentu hal ini menarik untuk diketahui sahabat tour aqsa berkenaan pada masa islam hingga sekarang. Pada masa sampai 639 – 642 masehi, ketika Mesir diinvasi dan ditaklukkan oleh Khalifah oleh Muslim Arab. Ketika mereka mengalahkan tentara Bizantium di Mesir, orang Arab membawa Islam Sunni kesana. Pada awal periode, orang Mesir mulai membaurkan iman mereka kepercayaan adat dan praktik, yang menyebabkan berbagai tarekat Sufi berkembang sampai hari ini. Ritus – ritus ini selamat dari Gereja Ortodoks Koptik Alexandria.Penguasa Muslim ditunjuk kekhalifahan Islam untuk tetap in menguasai Mesir selama enam abad berikutnya, dengan Kairo sebagai pusat kekhalifahan dibawah Fathimiyah. Dengan berakhirnya Dinasti Ayyubiyah Kurdi, Mamluk, sebuah kasta militer Turko-Sirkasia, mengambil kontrol pada 1250 M. Pada akhir abad ke – 13, Mesir menghubungkan Laut Merah, India, Malaya, dan Samudra Hindia. Kemudian terus memerintah negara itu sampai penaklukan Mesir oleh Turki Utsmaniyah pada 1517 yang setelahnya Mesir akan menjadi provinsi dari Kesultanan Utsmaniyah. Sekitar 40% populasi Mesir pada pertengahan abad ke-14 terbunuh oleh Kematian Hitam.

Setelah abad ke-15, invasi Utsmaniyah menekan sistem Mesir mengalami kemunduran. Militarisasi defensif merusak masyarakat sipil dan institusi ekonomi. Melemahnya sistem ekonomi yang dikombinasikan dengan efek dari penyakit pes yang meninggalkan Mesir yang membuat ia rentan dari invasi asing. Pedagang Portugis mengambil alih perdagangan mereka. Mesir mengalami enam kelaparan antara 1687 dan 1731. Invasi Prancis di Mesir yang singkat itu dipimpin oleh Napoleon Bonaparte yang dimulai pada 1798. Pengusiran Prancis pada 1801 oleh tentara Utsmaniyah, Mamluk, dan Britania diikuti dengan empat tahun masa anarki sewaktu bangsa Utsmaniyah, Mamluk, dan Albania yang biasanya tunduk kepada Utsmaniyah saling berebut kekuasaan. Saat kekacauan ini, komandan resimen Albania, Muhammad Ali Pasya (Kavalali Mehmed Ali Pasha) muncul sebagai tokoh, dan pada 1805 tanpa sepengetahuan Sultan di Istanbul, Muhammad Ali diangkat sebagai raja muda di Mesir. tahun 1882 negara ini dikuasai britania selama kekuasan inggris (britania) orang mesir menderita dibunuh buruh paksa tanpa istirahat dan dibiarkan kelaparan sampai mati merdeka tahun 1923 dibawah kemimpinnan kalar baliq zym janggo tahun 1948 mesir bersatu dengan dunia arab untuk melawan Israel.

Berkunjung ke Aqsa Sebagai Salah Satu Bentuk Dukungan

Berkunjung ke Aqsa Sebagai Salah Satu Bentuk Dukungan
Berkunjung ke Aqsa Sebagai Salah Satu Bentuk Dukungan

 

Tampaknya Sahabat Tour Aqsa perlu mengetahui bahwa Al – Aqsa saat ini telah diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Kota tua Yerusalem ini telah menjadi empat wilayah yang terdiri dari wilayah Kristen, Yahudi, Muslim serta Armenia yang dilindungi hukum internasional. Namun, beberapa media di Timur Tengah seperti Al Jazeera pernah menurunkan laporan perihal penguasaan wilayah sebelah timur oleh Israel yang ilegal dan telah melanggar hukum tersebut, termasuk memukimkan penduduk Israel di wilayah Muslim. Yigal Palmor selaku mantan juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel pernah menyatakan bahwasannya semua agama dipersilahkan untuk mengunjungi tempat suci mereka. Akan tetapi, tetap banyak umat islam yang enggan berziarah ke Al Aqsa karena dengan mengajukan visa Israel artinya mengakui kedaulatan negaranya. Seperti halnya Arab Saudi yang menjadi penjaga Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, kawasan Al Aqsa sepenuhnya berada di bawah perlindungan Kerajaan Jordan, setelah mereka menaklukan kawasan Tepi Barat dan Yerusalem Timur di tahun 1948.

Kemudian perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa pada tahun 1967, Kerajaan Jordan dan Israel kemudian sepakat jika sebuah organisasi bernama Jerusalem Islamic Waqf akan menguasai bagian dalam kompleks Al Aqsa, termasuk untuk biaya pemeliharaan dan pengeluarannya. Sementara Israel bertanggung jawab dengan bagian luarnya, meski hubungan keduanya pun tidak selalu mulus dan tak jarang juga memicu pertikaian yang menewaskan warga Palestina dan polisi Israel. Akan tetapi beberapa pihak dari Jerusalem Islamic Waqf yang berada di Jordan dan pihak Masjid Al Aqsa telah beberapa kali mengajak warga Muslim untuk tak takut mengunjungi Al Aqsa dan Yerusalem. Bahkan Presiden Palestina dan Otoritas Nasional Palestina, atau PNA, Mahmoud Abbas pernah mengatakan bahwa mengunjungi Al Aqsa adalah sebagai bentuk dukungan. Karena itulah, saat Sahabat Tour Aqsa berencana untuk berlibur ke Al Aqsa, tentunya menjadi pilihan yang tepat. Dengan Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Al Aqsa tentunya secara tak langsung Sahabat Tour Aqsa memberi dukungan kepada Aqsa. Agar keinginan serta rencana Sahabat Tour Aqsa untuk berlibur ke Aqsa dapat segera terlaksana, Sahabat Tour Aqsa dapat mulai untuk mempersiapkannya. Tak lupa untuk Sahabat Tour Aqsa yang hendak merencanakan liburan agar merencanakan dengan matang. Karena perencanaan yang matang akan mendukung Sahabat Tour Aqsa dalam menjalankan liburan dengan lancar. Supaya Sahabat Tour Aqsa dapat segera berangkat dan rencana tak sekedar rencana saja, yuk daftarkan diri segera dengan memilih Tour Aqsa.

Demikianlah informasi seklias mengenai gambaran Tour Aqsa Jordan Mesir, kekayaan sejarah dan peradaban akan sangat mewarnai perjalanan sahabat tour aqsa yang mengunjunginya. Hal ini tentu akan memberikan wawasan peradaban yang luas serta berkesan. Ketika sahabat Tour Aqsa berkunjung ke sana Bersama satutours travel, Sahabat Tour Aqsa tidak perlu takut tersesat ataupun tidak bisa berkomunikasi, hal ini dikarenakan sahabat akan di pandu oleh tour guide yang berpengalaman yang bisa berbahasa Indonesia sekaligus bisa berbahasa lokal tempat yang dikunjungi. Bukan hanya itu sahabat Tour Aqsa akan diberi layanan full servis selama perjalanan traveling, mulai akomodasi transportasi dan penginapan, makanan, berbelanja oleh – oleh khas setempat dan banyak hal lainnya. Selamat merencanakan liburan! Tour Aqsa Jakarta Selatan

 

Tour Ke Yordania

Tour Ke Yordania

Mencoba berlibur ke Yordania tentu tak ada salahnya, terlebih bagi Sahabat Tour Aqsa yang gemar menjelajahi destinasi di penjuru dunia. Saat Sahabat Tour Aqsa memilih berlibur ke Yordania. Sahabat Tour Aqsa akan menemukan banyak sekali ragam destinasi yang dapat membuat Sahabat Tour Aqsa merasa takjub. Tak hanya itu, di Yordania Sahabat Tour Aqsa dapat menyaksikan beberapa saksi bisu bangunan yang bersejarah dan masih berdiri kokoh. Tentunya asik sekali bukan? Apalagi di Yordania ini terkenal dengan pesona keindahannya yang menyejukkan mata. Keindahan disana pun cocok sekali bagi Sahabat Tour Aqsa yang suka dengan nuansa instagrammable. Pas banget untuk Sahabat Tour Aqsa yang gemar berfoto ria di tempat – tempat yang menarik nan indah. Apabila Sahabat Tour Aqsa berminat untuk menjalani liburan ke Yordania, Sahabat Tour Aqsa bisa mempersiapkan mulai dari sekarang. Tak perlu khawatir bagi Sahabat Tour Aqsa yang bertanya – tanya terkait pendaftarannya. Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar di Satutours Travel yang siap untuk menemani liburan dengan kesan istimiwa yang Sahabat Tour Aqsa inginkan. Taknya Tour ke Yordania, Sahabat Tour Aqsa pun dapat berkesempatan untuk melakukan Tour Aqsa maupun Tour Aqsa Jordan Mesir. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin mencoba berkunjung ke Aqsa, Sahabat Tour Aqsa juga dapat memilih Tour masjidil Aqsa. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin menyimak informasi lebih lengkap, yuk simak informasi di bawah ini.

Berada di Yordania? Kunjungi Pasir Berbisik di Wadi Rum Yuk!

Saat Sahabat Tour Aqsa hendak berkunjung ke Yordania, pastinya Sahabat Tour Aqsa melihat destinasi apa saja yang ada disana kan? Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke Yordania dan mencari destinasi wisata yang asik, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba untuk berkunjung ke Wadi Rum. Berkunjung ke Wadi Rum ini akan membuat Sahabat Tour Aqsa sekalian merasa terpikat dengan pesona keindahannya. Lebih jelasnya, simak berikut ini ya!

  1. Menikmati Nuansa Pasir Berbisik di Wadi Rum

Menikmati nuansa pasir berbisik di Wadi Rum memanglah menjadi pilihan yang tepat saat Sahabat Tour Aqsa memutuskan untuk pergi berlibur ke Yordania. Diketahui bahwa Wadi Rum ini berada di 60 km di timur kota Aqaba, Yordania. Dalam bahasa arab, Wadi Rum ini memiliki arti lembah pasir. Saat Sahabat Tour Aqsa pergi berlibur ke Yordania, maka Wadi Rum menjadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Yordania selain Petra dan Laut Mati. Diketahui bahwa luas Wadi Rum ini sekitar 720 km persegi. Menurut informasi yang ada, tiket masuk Wadi Rum ditaksir sekitar 5 JD. Hal yang menarik disana ialah terdapat fasilitas camping berbayar yang disediakan jika Sahabat Tour Aqsa ingin menikmati sensasi camping yang berbeda. Terlebih dengan suara desiran pasir yang seakan berbisik di telinga Sahabat Tour Aqsa. Tentunya menjadi pengalaman istimewa yang tak terlupakan nih. Tak hanya camp, Sahabat Tour Aqsa dapat merasakan pergi menjelajahi gurun pasir dengan mobil jenis jip kabin ganda. Apabila Sahabat Tour Aqsa mengunjungi Wadi Rum, jangan lupa untuk membawa penutup kepala, masker dan juga kacamata. JIka Sahabat Tour Aqsa mengunjungi Wadi Rum pada musim dingin, panasnya gurun di sana tentu tak akan terasa menyengat. Alangkah baiknya jika Sahabat Tour Aqsa mengece musim terlebih dahulu sebelum keberangkatan.

  1. Bertemu Dengan Suku Bedouin, Suku Asli di Wadi Rum

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa masyarakat Bedouin merupakan masyarakat asli Wadi Rum yang masih bertempat tinggal hingga saat ini. Disana mereka tinggal di camp – camp dan berpindah – pindah. Tampaknya Sahabat Tour Aqsa perlu mengert bahwa masyarakat Bedouin ini menggantungkan hidupnya dari pariwisata Wadi Rum. Warga setempat banyak yang menjadi tour guide, penunjuk jalan bagi wisatawan panjat tebing, penjual souvenir dan lain sebagainya. Makanan khas masyarakat Bedouin adalah zarb. Zarb ini merupakan makanan yang terbuat dari daging domba dan ayam yang dimasak dengan rempah – rempah. Cara memasak dagingnya tersebut disimpan selama dua jam ditanam di dalam pasir. Setelah dirasa matang, maka dikeluarkan dari dalam tong lalu disajikan. Tak hanya itu, perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa terdapat teh khas masyarakat Bedouin yang rasanya amatlah nikmat. Sahabat Tour Aqsa wajib mencoba apabila Sahabat Tour Aqsa mengunjunginya. Disana juga menjual berbagai macam souvenir khas Wadi Rum yang amat indah. Sahabat Tour Aqsa dapat membelinya dan menjadi buah tangan saat Sahabat Tour Aqsa kembal ke tanah air.

  1. Menjadi Tempat Lokasi Syuting Favorit Film Hollywood

Tak bisa dipungkiri bahwasannya Wadi Rum ini memiliki pesona memikat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa lembah dengan padang pasir ini menjadi salah satu dari 5 tempat di Yordania yang masuk dalam catatan UNESCO World Heritage. Pesonanya yang indah nan memikat inilah yang membuat banyak produser film Hollywood memilih Wadi Rum sebagai lokasi syuting. Tentunya asik dan keren sekali kan jika Sahabat Tour Aqsa dapat berkunjung kesini. Saat Sahabat Tour Aqsa ke Wadi Rum, jangan lupa untuk mengabadikan momen dengan berfoto ria ya!

Hendak Berlibur ke Yordania? Pilih Bulan Keberangkatanmu!

Apabila Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Yordania, tak ada salahnya apabila Sahabat Tour Aqsa menentukan bulan keberangkatan. Karena cuaca saat berlibur tentunya akan mempengaruhi kualitas liburan Sahabat Tour Aqsa juga kan? Sebab itulah, tentukan waktu yang tepat untuk pergi berlibur. Sahabat Tour Aqsa dapat menggali informasi mengenai bulan terbaik untuk pergi berlibur ke Yordania. Ingin tahu lebih jelas? Berikut lebih jelasnya.

  1. Desember Sampai Februari

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa selama bulan di masa musim dingin, maka suhu akan turun hingga di bawah titik beku. Ibukota Amman akan bersuhu dingin dan salju menutupi bangunan kuno Petra. Saat Sahabat Tour Aqsa packing, hendakny tak lupa untuk membawa jaket yang paling tebal berserta sepatu. Bahkan di tempat ini pun menerima 70% curah hujan yang sanggat tinggi. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin terhindar dari dingin, pergilah ke Laut Mati. Karena ketinggiannya yang rendah akan membuatmu jauh lebih hangat daripada daerah lain di Yordania.

  1. Maret Sampai Mei

Selepas curah hujan yang tinggi di musim dingin, gurun – gurun di Yordania akan menampakkan pesona keindahannya. Disana Sahabat Tour Aqsa akan melihat bunga yang bersemi serta pepohonan pun akan tumbuh subur. Hal ini menjadi waktu yang terbaik untuk berpergian ke Yordania jika Sahabat Tour Aqsa merencanakan untuk hiking. Karena ini merupakan waktu terbaik, Sahabat Tour Aqsa harus segera memesan penginapan karena peminat wisatawan lokal maupun asing pun akan singgah ke tempat ini.

  1. Juni Sampai Agustus

Pada bulan – bulan di musim panas merupakan low season di Yordania. Karena dengan suhu di atas 100°C, banyak sekali wisatawan yang tak sanggup dengan terik panasnya di Yordania. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin menghindari angin panas, hindari untuk berpergian di siang hingga pukul 15.00. Sahabat Tour Aqsa bisa menjelajahi Yordania pagi dan malam hari yang lebih sejuk karena suhu dan tingkat kelembapan yang masih wajar. Untuk menghindari dehidrasi, hendaknya Sahabat Tour Aqsa tak lupa untuk minum air putih yang banyak ya!

  1. September Sampai November

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa pada bulan ini merupakan musim gugur di Yordania. Inilah yang menjadi waktu terbaik untuk Sahabat Tour Aqsa menjelajahi Yordania. Cuaca yang mulai dingin lagi dan hujan yang datang membuat kekeringan di sana akan berubah. Apabila Sahabat Tour Aqsa menjadi salah satu pencinta penyelam scuba, cobalah untuk berkunjung ke Teluk Aqaba. Suhu air yang sempurna juga keindahan laut yang menarik seperti penyu dan terumbu karang akan cocok dengan Sahabat Tour Aqsa. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa sudah merencanakan liburan di bulan ini dari jauh – jauh hari, karena wisatawan juga akan datang di waktu – waktu ini. Agar Sahabat Tour Aqsa tk terlewatkan untuk berlibur di bulan ini, yuk segera persiapkan mulai dari sekarang.

Beberapa Kisah di Yordania Selama Periode Islam

Pastinya Sahabat Tour Aqsa pun mengeerti bahwasannya Yordania merupakan negara yang penuh akan sejarah di dalamnya. Berbagai peradaban silih berganti melengkapi catatan sejarah di Yordania ini. Pada masa awal Islam, Yordania juga memiliki posisi strategis. Negara yang berbatasan dengan Palestina itu menjadi jalur bagi penaklukan wilayah Suriah dan Yerusalem. Beberapa peperangan penting pun pernah terjadi di Yordania dan sekitarnya selama periode Islam, diantaranya :

  1. Mu’tah

Diketahui bahwa perang mu’tah ini terjadi pada bulan Agustus tahun 630 M / 8 Hijriyah ini berlangsung di sebelah barat daya Yordania. Pasukan Roma didukung dengan 200 ribu personel tentara, sedangkan pasukan Islam hanya 3.000 orang. Jumlah tersebut merupakan jumlah kekuatan perang terbesar Islam, sebelum terjadinya Perang Khandaq. Perang ini bermula atas kelancangan Syurhabil bin Amr yakni antek Romawi yang membunuh al – Harits bin Amir al – Azdi yakni utusan Nabi Muhammad Saw yang bertugas menyampaikan surat untuk Kaisar Romawi. Diketahui bahwa jumlah korban syahid dalam perang tersebut sebanyak 13 sahabat. Sedangkan, di pasukan Romawi sekitar 3.350 pasukan tewas. Tempat yang menjadi lokasi perang ini, saat ini ramai karena dikunjungi oleh para wisatawan.

  1. Yarmuk

Kata yarmuk merupakan diambil dari nama sungai yang berada di Yordania. Sungai Yarmuk yang terletak di sebelah utara Yordania ini telah menjadi saksi biksu perang yang dimenangkan oleh umat Islam. Padahal, pasukan umat islam hanya diperkuat oleh 36 ribu pasukan. Sedangkan kekuatan pasukan Bizantium sebanyak tujuh kali lipat lebih besar yakni sebanyak 240 ribu serdadu. Perang yang berlangsung pada tahun 634 M/13 H ini termasuk dalam peperangan terpenting karena berhasil mencatat kemenangan pertama umat Islam di luar wilayah Hijaz pasca wafatnya Nabi Muhammad Saw. Di bawah intruksi Abu Bakar, motif awal dari perang ini ialah penaklukan Syam. Akan tetapi di tengah perjalanan, pasukan yang semula dipecah ke dalam empat batalion akhirnya memutuskan bersatu di bawah komando Khalid bin al – Walid setelah mengetahui ribuan pasukan Romawi. Perang Yarmuk ini juga menunjukkan kemahiran berperang Khalid bin Walid yang memaksimalkan pasukan berkuda.

  1. Hithin

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa perang hithin ini di bawah komando Shalahudin Al Ayyubi. Diketahui bahwa perang ini terjadi pada tahun 583 H/ 1187 M dan tercatat sebagai perang tersukses yang melibatkan pasukan gabungan warga Mesir, Turki dan Kurdi. Perang yang berlokasi di Hithin Palestina ini bermula atas peristiwa perampokan dan penawanan anggota keluarga Shalahudin Al Ayyubi oleh Raynald de Chatillon. Kejadian ini dianggap mencederai genjatan senjata antara tentara Islam dan Pasukan Salib pada 1180. Permintaan ganti rugi dan pembebasan tawanan yang diajukan oleh Shalahuddin Al Ayyubi ditolak. Perang pun terjadi. Jumlah pasukan Islam meski tak sebanding yakni sebanyak 25 ribu personel sedangkan di pihak lawan ada 63 ribu, akan tetapi hasil akhir dimenangkan oleh pasukan Islam. Kota Yerusalem dan wilayah Aqsa ini berhasil direbut kembali.

Nikmati Kuliner Khas Yordania Yuk!

Disaat Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Yordania tentu tak lengkap rasanya saat Sahabat Tour Aqsa tak mencoba beragam kuliner khas yang ada disana. Terlebih masakan daerah Timur Tengah selalu dikenal dengan kelezatan cita rasa masakannya. Tentunya sayang sekali kan apabila Sahabat Tour Aqsa tak mencobanya. Karena itulah, selagi Sahabat Tour Aqsa berada di Yordania, yuk cobain ragam kuliner khasnya. Aneka ragam kuliner yang dapat Sahabat Tour Aqsa coba selama di Yordania antara lain :

  1. Mansaf

Salah satu makanan khas yang dapat Sahabat Tour Aqsa coba ketika berada di Yordania ialah Mansaf. Mansa ini merupakan salah satu makanan yang terbuat dari daging yang disajikan dengan roti dan nasi berempah. Pada umumnya mansaf ini disajikan di piring besar karena tujuannya memang untuk di makan dalam jumlah porsi besar. Tak hanya itu, ada pula kacang panggang serta saus yogurt yang membuat rasa makanan ini menjadi tambah nikmat. Makanan khas Yordania ini dapat Sahabat Tour Aqsa coba di beberapa tempat makan yang tersedia di Yordania.

  1. Teh dan kopi Bedouin

Tampaknya Sahabat Tour Aqsa sudah tak lgi asing dengan suku Bedouin. Suku Bedouin memangalah hidup dengan nomaden dan terkenal dengan keramahtamahannya. Meskipun mereka tinggal di lahan terjal dan berkelok – kelok, mereka tetap ramah kepada pendatang. Biasanya, mereka akan menyajikan teh wangi ke para pendaki. Nah, apabila Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Yordania, cobain deh minum teh bareng mereka.

  1. Zarb

Zarb merupakan salah satu makanan dari hasil racikan suku Bedouin loh.. Sebagai makanan yang dapat dimasak di api unggun gurun, zarb merupakan makanan yang dibuat dari daging berbumbu yang dicampur sayuran lalu dipanggang dalam tanah dan dikasih batu bara kemudian ditutupi pasir. Proses memasak ini rupanya dapat membuat daging terlepas sendiri dari tulangnya. Sahabat Tour Aqsa adpat mencobanya saat berunjung ke Wadi Rum.

  1. Fattet hummus

Hummus memang dapat dengan mudah ditemukan di beberapa negara, mulai dari dataran Arab sampai sebagian Eropa. Akan tetapi, hummus khas Yordania dapat dibilang memiliki keunikan tersendiri yang bikin kaget. Makanan khas ini terbuat dari buncis yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan suwiran roti pita, tahini, kacang pinus dan minyak zaitun.

Menilik Indahnya Pesona di Yordania

Diantara banyaknya negara yang terkenal karena penduduknya mayoritas beragama Islam, Yordania adalah salah satunya. Negara Yordania ini menjadi Ssebuah negara yang aman dan ramah lingkungan serta memiliki ibu kota yang mempesona yang bernama Amman. Ternyata terdapat banyak fakta terkait negara tempat dimana Laut Mati atau Dead Sea berada ini. Inilah beberapa hal yang perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui tentang Yordania.

  1. Tentang Kotanya

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa negara Yordania ini berbatasan dengan Arab Saudi di timur dan tenggara, Irak di timur laut, Suriah di utara dan Tepi Barat dan Israel di barat, berbagi kekuasaan atas Laut Mati. Diketahui bahwa Yordania ini memiliki luas daerah sekitar 35.637 mil persegi. Ibu kota dari negara Yordania ini ialah berada di kota Amman. Pesona indah di negara ini memiliki tingkat kejahatan yang tergolong rendah. Sehingga dapat dikatakan sangat aman apabila Sahabat Tour Aqsa memilih Yordania sebagai destinasi berlibur.

  1. Tentang Bahasa dan Agama

Perihal bahasa, masyarakat Yordania ini menggunakan bahasa Arab untuk bahasa resminya. Sedangkan untuk kepentingan de facto perdagangan dan perbankan serta pendidikan, negara ini menggunakan bahasa universal yakni bahasa Inggris. Akan tetapi, selain agama islam ada beberapa penduduk di negara Yordania ini ada pula yang menganut agama Kristen. Kelompok – kelompok ini di antaranya anggota Gereja Kuno dari Timur, Gereja Ortodoks Yunani Yerussalem dan lain sebagainya.

  1. Terkait Bentuk Pemerintahannya

Diketahui bahwa bentuk pemerintahan di Yordania ialah monarki konstitusional. Negara ini berdiri pada tahun 1921 dan diakui oleh Liga Bangsa – Bangsa sebagai negara dibawah mandat Britania pada tahun 1992 yang dikenal juga dengan Emirat Transyordania. Pada tahun 1946, Yordania bergabung dengan PBB sebagai negara yang merdeka dan kemudian resmi dikenal sebagai Kerajaan Hasyimiyah Yordania. Kerajaan Yordania ini dibagi menjadi dua belas provinsi yang dibagi lagi menjadi lima puluh empat departemen. 

  1. Serba – Serbi Penduduknya

Penduduk di negara Yordania ini diketahui memiliki penduduk sebanyak enam juta jiwa dari hasil sensus penduduk pada tahun 2010. Diketahui bahwa hampir 90% penduduknya orang – orang pribumi dan sisanya ialah warga negara asing dan para pekerja imigran. Sebagian besar masyarakat Yordania ini berasal dari keturunan Arab dengan Palestina dan Irak menjadi kelompok besar. Komunitas imigran ini yang cukup besar diantaranya ialah negara Mesir, Lebanon dan Suriah. Sedangkan untuk kelompok non-Arab ialah Armenia, Turkmans, Chechen dan Romanis.

  1. Tentang Ekonomi

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Yordania ini memiliki banyak industri yang bergerak dibidang pertambangan fosfat, penyulingan minyak bumi, semen, kalium dan farmasi. Sedangkan untuk pertaniannya banyak gandum, barley, jeruk dan tomat yang ditanam disini. Tak hanya itu, Yordania juga mengeskpor fosfat, pupuk, kalium, produk pertanian dan manufaktur. Diketahui bahwa Yordania ini memiliki perekonomian yang tumbuh dengan cepat. Pada tahun 2000, Yordania bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia. Hal ini dilakukan dengan harapan untuk menumbuhkan perekonomian melalui reformasi dan peningkatan perdagangan. 

Itulah sekilas informasi terkait Tour ke Yordania yang dapat Sahabat Tour Aqsa jadikan tambahan informasi sebelum berangkat kesana. Tentunya sangat keren, asik dan menakjubkan kan? Yuk bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mencoba berlibur ke Yordania bisa langsung mendaftar dengan menghubungi Satutours Travel ya.. Sampai jumpa di Yordania!

Cairo Amman Aqsa

Cairo Amman Aqsa

Menjelajahi beberapa negara dalam satu waktu liburan yang dijalani pastinya menjadi sesuatu yang sangat asik kan? Biasanya yang kebanyakan orang – orang berlibur dengan berkunjung cukup ke satu negara, namun ini ke beberapa tentunya lebih asik dan menarik. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa terdapat jasa travel yang memang menyediakan jasa travel dengan berkunjung ke beberapa negara dalam paket tour liburan yang dijalani. Sahabat Tour Aqsa pun tinggal memilih hendak berkunjung ke negara mana saja. Tentunya yang sesuai dengan paket tour yang sudah disediakan ya. Sahabat Tour Aqsa tak perlu khawatir perihal biaya yang amat mahal. Karena di Satutours Travel Sahabat Tour Aqsa akan mendapatkan harga yang tak menguras kantong alias terjangkau. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih Tour Aqsa ataupun Tour Aqsa Jordan Mesir. Tak hanya itu, Sahabat Tour Aqsa pun dapat memilih Cairo Amman Aqsa sebagai tujuan berlibur Sahabat Tour Aqsa sekalian. Akan banyak hal menarik nan asik yang akan Sahabat Tour Aqsa temui pada saat berlibur ke beberapa negara dalam satu waktu liburan. Sahabat Tour Aqsa dapat mencobanya dengan mendaftar paket tour di Satutours Travel. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar Tour masjidil Aqsa, yuk simak informasi dibawah ini.

Mampir ke Museum di Cairo Mesir Yuk!

Saat Sahabat Tour Aqsa hendak berencana berkunjung ke Cairo Mesir dan sedang mencari referensi destinasi wisata, tampaknya topik ini cocok sekali bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian. Salah satu destinasi yang perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui ialah museum mesir. Museum cairo mesir ini amat dikenal oleh para wisatawan. Sebab itulah, disini tak pernah sepi pengunjung. Diketahui bahwa museum ini berada di pusat kota Cairo. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Museum ini juga memiliki koleksi artefak peradaban Mesir kuno yang terbesar di dunia. Bangunan ini berdiri pada tahun 1835 oleh pemerintah Mesir yang saat itu putus asa untuk menghentikan penjarahan yang meluas di banyak situs arkeologi negara tersebut. Dengan dibangunnya museum ini, diharapkan akan menjadi hal yang tepat untuk melindungi barang antik yang mengandung sejarah masa lalu. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin tahu lebih dalam seputar Museum Mesir ini, berikut lebih jelasnya.

  1. Terdapat Peninggalan Berharga Raja Tuthankhamun

Di dalam Museum Mesir terdapat berbagai koleksi perhiasan yang luar biasa. Perhiasan tersebut pun meliputi dua gelang emas dan gading yang ditemukan di makam Tuthankhamun. Hampir seluruh bagian di dalam Museum ini didedikasikan untuk Tuthankhamun. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Tuthankhamun merupakan raja yang paling terkenal dari semua firaun Mesir. Tak seperti banyak makam yang telah ditemukan selama bertahun-tahun, makam Tuthankhamun relatif masih utuh pada saat ditemukan pada tahun 1922 oleh Howard Carter. Diketahui bahwa sudah lebih dari 3.500 artefak telah ditemukan di dalam makam Tuthankhamun, salah satunya topeng wajah emas yang kala itu telah menjadi ikon global peradaban Mesir kuno. Artefak lain yang ditemukan dari makamnya antara lain aneka perhiasan, vas, pot, peti besar dengan dekorasi indah, serta instrumen yang diyakini para sejarawan telah digunakan semasa hidupnya.

  1. Terdapat Ruang Mummy

Terdapat pula ruang Mummy yang berada di Museum Mesir yang membuat pengunjung terkesima. Di tahun 1981, presiden Mesir saat itu memerintahkan museum untuk menutup Ruang Mummy. Akan tetapi pada akhirnya ruangan tersebut telah dibuka kembali pada tahun 1985 dengan lebih sedikit mumi yang dipajang. Jika dulunya ruangan mummy itu memiliki 27 mumi yang dipamerkan, nah saat ini hanya terdapat 11 mumi saja yang dibolehkan untuk dipajang. Ini termasuk mumi yang paling baru ditemukan yakni Hatshepsut.

  1. Terdapat Patung Kuno

Tak hanya berisi berbagai perhiasan peninggalan Tuthankhamun saja, akan tetapi terdapat pula patung – patung yang sangat dihormati di Mesir Kuno. Terdapat beberapa patung yang ditemukan berasal dari piramida, sisa – sisa kuil kuno dan biara – biara serta yang secara mudah ditemukan dari gurun pasir. Mulai dari jimat kecil hingga patung besar.

Apabila Sahabat Tour Aqas ingin berkunjung ke Museum Mesir selama berlibur di Cairo, alangkah baiknya apaila Sahabat Tour Aqsa berkunjung pada pagi hari. Terlebih pada saat Sahabat Tour Aqsa mengunjungi Mesir ketika musim liburan  antara bulan Desember sampai Februari. Diketahui jam buka museum ini dibuka pukul 09 pagi hingga pukul 19 malam. Karena museum ini menjadi salah satu destinasi terpopuer di Cairo dan juga karena ukurannya yang besar serta banyaknya jumlah artefak yang dipajang, maka hendakny Sahabat Tour Aqsa bersiap untuk menyiapkan waktu yang tepat untuk mengunjunginya.

Kisah Pemuda Tertidur di Gua selama Ratusan Tahun di Jordania

Terdapat banyak sekali kisah dan sejarah yang dapat Sahabat Tour Aqsa ambil hikmahnya dan jadikan pelajaran. Salah satu kisha yang dapat Sahabat Tour Aqsa jadikan pelajaran yakni kisah ashabul kahfi yakni kisah pemuda yang bersembunyi dan tertidur di gua selama ratusan tahun. Hal ini bahkan tersirat dalam firman Allah dalam Al – Qur’an untuk memberi pelajaran dan hidayah bagi umat manusia. Pemuda yang tertidur selama ratusan tahun ini disebut sebagai ashabul kahfi. Ashabul Kahfi merupakan sekumpulan pemuda yang beriman. Mereka beriman hanya kepada Allah dan mempertahankan apa yang mereka imani. Bahkan pada kondisi pemimpin mereka yang zalim dan kafir dan memaksa menyembah selain Allah, mereka tetap beriman kepada Allah. Inilah sekilas kisah lebih lengkapnya.

  1. Berada di Masa Raja yang Kafir dan Dhalim

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Ashabul Kahfi merupakan sekumpulan pemuda yang beriman dan taat kepada Allah yang hidup pada masa Raja Diqyanus. Raja Diqyanus tahu bahwa sekumpulan Ashabul Kahfi ini tak mau menyembah berhala, sebab itulah ia memerintahkan pasukannya untuk mengejar dan menghabisi kumpulan pemuda Ashabul Kahfi ini. Akan tetapi, pemuda Ashabul Kahfi ini tetap bertahan pada keyakinan mereka kepada Allah. Keteguhan mereka dalam mempertahankan keimanan mereka terhadap Allah tersirat dalam Al – Qur’an secara khusus dalam surah Al – Kahfi. Pengejaran pemuda Ashabul Kahfi ini terus dilakukan dan memaksa sekumpulan pemuda ini untuk hijrah ke wilayah lain. Belum sempat menemukan lokasi hijrah, dalam kondisi ketakutan mereka justru menemukan jalan buntu yakni gua. Akhirnya mereka memutuskan untuk bersembunyi di gua tersebut. Disitulah mereka berlindung dibalik pengejaran pasukan Raja Diqyanu yang dikenal amat kafir nan kejam.

  1. Memilih Untuk Bersembunyi di Gua

Setelah menemukan tempat untuk bersembunyi yakni di gua, lalu sekumpulan pemuda Ashabul Kahfi yang di dalam persembunyiannya ini mereka berdoa kepada Allah untuk memohon perlindungan. Lalu, Allah Swt selamatkan sekumpulan pemuda Ashabul Kahfi ini. Allah selamatkan agama mereka. Kemudian, Allah tidurkan mereka di dalam gua selama ratusan tahun. Menurut sejarah, pemuda Ashabul Kahfi ini tertidur selama 309 tahun. Pertolongan Allah yang membuat mereka tidur selama bertahun – tahun ini sesuai dalam surat Al – Kahfi ayat 11 yang artinya Maka Kami tutup telinga mereka bertahun-tahun dalam gua itu. Cairo Amman Aqsa

  1. Terbangun dari Tidur Setelah Ratusan Tahun

Setelah pemuda ini tertidur selama bertahun – tahun, akhirnya mereka terbangun dan bertanya satu sama lain tentang berapa lama mereka tidur. Kemudian, salah satu dari mereka ada yang menjawab bhwa hanya satu hari, akan tetapi satu diantara lainnya ada yang menjawab setengah hari. Mereka tak tahu pasti berapa lama mereka tertidur. Pada akhirnya mereka merasa lapar dan keluar dari gua untuk membeli makanan. Pedagang yang menjual makanan tersebut terkejut karena ia menerima uang yang tak dipergunakan lagi pada masa itu. Karena pada saat itu raja sudah berganti dengan raja yang Islam. Raja terkejut mendengar siapa sebenarnya pemuda tersebut karena cerita mereka sudah ada dan menjadi legenda sebelumnya. Raja meminta pemuda tersebut dan sahabatnya yang lain yang masih berada di gua untuk ke istananya. Cairo Amman Aqsa

Inilah Yang Dikunjungi Wisatawan Saat di Cairo

Sebelum Sahabat Tour Aqsa berkunjung ke Cairo tak ada salahnya apabila Sahabat Tour Aqsa mencari tahu lebih dalam seputar destinasi yang ada di Cairo. Hal ini juga bertujuan agar Sahabat Tour Aqsa lebih paham terkait apa saja destinasi yang ada di Cairo. Nah.. agar Sahabat Tour Aqsa lebih tahu seputar destinasi yang ada di Cairo, yuk simak informasi berikut ini. Cairo Amman Aqsa

  1. Masjid Ali Pasha

Masjid Ali Pasha merupakan salah satu masjid yang berada di atas Benteng Shalahuddin Al Ayubbi. Masjid Ali Pasha juga dikenal dengan sebutan Masjid Alabaster dikarenakan dinding masjid ini dilapisi alabaster yakni salah satu jenis batu marmer. Tak hanya itu, nama Muhammad Ali Pasha sendiri mengacu pada nama pemimpin Mesir modern yakni Raja Muhammad Ali Pasha yang memerintahkan pembangunan masjid ini pada abad ke-19. Cairo Amman Aqsa

  1. Piramida

Tentunya Sahabat Tour Aqsa pun telah mengerti bahwa piramida menjadi salah satu keajaiban dunia yang berupa bangunan raksasa dari batu yang digunakan sebagai makam raja – raja beserta keluarga mereka. Pembangunan piramida ini atas dasar penghargaan tinggi bangsa Mesir Kuno terhadap raja – raja mereka. Bangunan Piramida ini menjadi peninggalan sejarah yang populer di dunia. Piramida yang terpopuler antara lain piramida Sphinx, kuil, kolossi serta beberapa bangunan bersejarah lainnya. Bangunan besar seperti piramida ini dibangun saat masa kejayaan pemerintahan Firaun. Bangunan piramida Mesir yang tertua dibangun pada tahun 2630 SM saat masa kekuasaan raja Djoser dinasti ke – 3. Saat itu perancang dan arsitek piramida tertua ialah Imhotep yani seorang pemimpin keagamaan sekaligus tabib kerajaan. Pembangunan piramida ini menjadi suatu ambisi raja – raja Mesir untuk menunjukkan kemegahan kepada dunia. Setelah raja Djoser meninggal, piramida tersebut menjadi makam raja walaupun pada awalnya piramida bukan sebagai makam resmi kerajaan.

  1. Pabrik Papirus dan Essence

Ketika Sahabat Tour Aqsa berencana pergi ke Cairo, Sahabat Tour Aqsa dapat menjadikan pabrik papiru dan esence sebagai salah satu destinasi kunjunganmu. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwwa Papirus dengan nama ilmiah Cyperus papyrus ini merupakan sejenis tanaman cairan yang dikenal sebagai bahan untuk membuat kertas pada zaman kuno. Tanaman ini biasanya ditemukan di tepi dan lembah Sungai Nil. Diketahui sekeitar tahun 3500 SM, bangsa Mesir Kuno telah memanfaatkan papirus. Saat itu mereka membuat kertas dari kulit-kulit tipis atau kulit – kulit halus papirus, sebelum kertas seperti yang Sahabat Tour Aqsa kenal sekarang ditemukan. Tak hanya itu, Papirus juga dikenal sebagai sebuah obat. Dalam agama Islam dicatat dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, berlandaskan informasi dari Abu Hazm bahwa dia mendengar Sahl bin Sa’d As Sa’idi menanyakan tentang obat yang dipakai untuk mengobati luka Nabi Muhammad SAW pada waktu Perang Uhud. Tak berhenti sampai disitu, perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa peradaban Mesir Kuno menyumbangkan papirus sebagai media tulis menulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini telah digunakan pada peradaban Mesir Kuno pada masa firaun. Kemudian, menyebar ke seluruh Timur Tengah hingga Romawi di Laut Tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal.

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa teknik pembuatan kertas tersebut jatuh ke tangan orang – orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan Dinasti Tang dalam Pertempuran Talas pada tahun 751 Masehi di mana para tawanan – tawanan perang mengajarkan prosedur pembuatan kertas bagi orang – orang Arab. Sehingga pada masa Abbasiyah, hadir pusat – pusat industri kertas adun di Baghdad maupun Samarkand dan kota – kota industri yang lain, kemudian menyebar ke Italia dan India, lalu Eropa khususnya setelah Perang Salib dan jatuhnya Grenada dari bangsa Moor ke tangan orang – orang Spanyol serta ke seluruh dunia. Perlu diketahui pula bahwa pabrik papirus ini merupakan museum kertas. Nama papirus ini telah ada sejak 5000 tahun lalu. Papirus menjadi sejenis tanaman air (mirip daun lontar). Bangsa Mesir Kuno memanfaatkan papirus sebagai alat tulis. Di museum ini nanti Sahabat Tour Aqsa akan mengetahui proses pembuatan kertas pada zaman mesir kuno serta karya – karya seni yang terbuat dari papirus.

  1. Museum Egypt

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa museum mesir menjadi rumah bagi koleksi barang antik bangsa Mesir kuno dan memiliki 120.000 koleksi. Pemerintah Mesir telah mendirikan museum pada tahun 1835 di dekat Taman Ezbekeyah. Terdapat dua lantai utama museum, yakni lantai dasar dan lantai pertama. Di lantai dasar terdapat koleksi papirus dan koin yang digunakan dalam dunia kuno. Di lantai pertama terdapat artefak dari dua dinasti terakhir Mesir termasuk barang dari makam para Firaun. Pembangunan Grand Egyptian Museum sendiri melibatkan sekitar 6 ribu pekerja. Tak hanya itu, soft opening museum ini telah dijadwalkan akan dilakukan pada tahun 2019 dan baru dibuka untuk umum pada tahun 2020. Di sekitar kompleks museum terdapat berbagai macam fasilitas seperti ruang pameran, bioskop, fasilitas pendidikan, budaya sert fasilitas hiburan lainnya. Salah satu daya tarik museum ini ialah hadirnya koleksi lengkap makam Raja Tutankhamun yang ditemukan pada tahun 1922 yang akan dipajang di sana. Akan ada pula sekitar 5 ribu buah artefak yang akan dipamerkan di GEM.

  1. Universitas Al Azhar

Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Univeristas Al Azhar menjadi salah satu pusat utama pendidikan sastra Arab dan pengkajian Islam Sunni di dunia dan menjadi universitas pemberi gelar tertua kedua di dunia. Universitas ini berhubungan dengan Masjid Al – Azhar di wilayah Kairo Kuno. Misi Universitas diantaranya ialah penyebaran agama dan budaya Islam. Diketahi bahwa Universitas Al – Azhar didirikan pertama kali oleh Dinasti Fatimiah. Pada awal pembangunannya Universitas Al – Azhar hanyalah sebuah masjid biasa di Kota Kairo, Mesir. Masjid Al – Azhar dibangun pada tahun 970 – 972 Masehi. Penamaan Al – Azhar ini merujuk pada nama puteri Nabi Muhammad Saw yakni Fatimah Az – Zahra. Mula kelahiran Universitas Al – Azhar ini diawali pada saat Khalifah Abu Al – Manshur Nizar Al – Aziz berhasil membawa Dinasti Fatimiah berada pada puncak kejayaannya yakni pada 975-996 Masehi. Dibawah kepemimpinan Al – Aziz ini Masjid Al – Azhar mulai difungsikan sebagai tempat pengajaran Agama Islam seperti tafsir Al – Qur’an dan darul hikam. Setelah Dinasti Fatimiah runtuh pada 1171 Masehi karena serangan Khalifah Shalahuddin Al Ayyubi dari Dinasti Ayyubiyah, kegiatan pengajaran di Masjid Al – Azhar sempat terhenti sementara. Kemudian pada masa pemerintahan Dinasti Mamelik tahun 1260 Masehi Masjid Al – Azhar kemudian difungsikan kembali sebagai tempat pengajaran. Seiring berkembangannya tak hanya ilmu agama Islam saja yang diajarkan, akan tetapi juga ilmu lain seperti matematika, kedokteran, psikologi, ekonomi, teknik, dan sebagainya. Masjid Al – Azhar kemudian menerima status sebagai universitas dan merubah namanya menjadi Universitas Al – Azhar pada tahun 1930 Masehi.

  1. The Great Sphinx

Kata Sphinx berasal dari bahasa Yunani yakni Sphingein yang memiliki arti mengikat atau memeras. Sphinx atau makhluk mitos bertubuh singa berkepala manusia yang seringkali dilambangkan dalam bentuk patung di Mesir menjadi sesuatu yang menarik untuk diketahui. Inilah yang menjadi salah satu mitologi Mesir yang selalu mencuri perhatian selain keindahan wilayahnya. Ini terjadi karena patung yang terletak di Giza, Mesir ini memiliki bentuk yang tak biasa. Banyak sekali gambar yang menunjukkan keberadaan Sphinx selalu terletak berdekatan dengan Piramida, keduanya merupakan dua hal yang tengah menjadi bagian dari sejarah Mesir. Tentu sebagian dari Sahabat Tour Aqsa telah mengetahui tentang sphinx itu. Sphinx ialah bangunan raksasa dengan badan singa namun berkepala manusia. Bangunan sphinx ini berbahan dasar batu. Sphinx dibuat tepat di depan piramida sebagai penjaga. Menurut kabar juga, sphinx ini terkenal dengan mitosnya yang akan memberi kutukan bagi orang yang tak bisa menjawab teka – teki dari sphinx.

  1. Makam Imam Syafi’i

Tampaknya Sahabat Tour Aqsa sudah tak asing ketika mendengar nama Imam Syafi’i. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa beliau lah yang menciptakan Mazhab Syafi’i yang hingga saat ini digunakan sebagai pegangan mayoritas umat Islam Sunni. Di Makam Imam Syafi’i inilah telah mengalami berkali – berkali pemugaran. Pada tahun 609 Hijriah makam ini telah dilengkapi sebuah masjid yang dinamakan Masjid Imam Syafi’i. Sahabat Tour Aqsa dapat melihat pemandangan sungai Nil saat berada di kompleks pemakaman Imam Syafi’I ini. Cairo Amman Aqsa

Sungguh menyenangkan apabila Sahabat Tour Aqsa dapat menikmati liburan ke Cairo Amman Aqsa bersama keluarga tercinta maupun teman atau sahabat. Apabila Sahabat Tour Aqsa tertarik untuk mencoba berlibur ke luar negeri dengan mengunjungi beberapa negara, Sahabat Tour Aqsa dapat langsung mendaftarkan diri ke Satutours Travel ya. Kapan lagi Sahabat Tour Aqsa dapat berlibur bersama keluarga tercinta maupun teman atau sahabat. Ingatlah bahwa waktu tak akan pernah kembali. Jadi selagi ada waktu, yuk manfaatkan sebaik mungkin dan ciptakan momen indahmu dengan berlibur! Cairo Amman Aqsa