5 Masakan Jepang yang Wajib Anda Coba Saat Berkunjung ke Tokyo

5 Masakan Jepang yang Wajib Anda Coba Saat Berkunjung ke Tokyo 

Bersaing dengan Osaka dan Kyoto, Tokyo merupakan salah satu pusat kuliner terbaik di Jepang. Beragam jenis masakan khas negeri sakura ada di sini. Sangat pas untuk menggoyang lidah Anda selama travel ke Jepang.

Dari berbagai macam masakan tersebut, setidaknya ada 5 jenis kuliner yang wajib Anda coba jika sedang berlibur di Tokyo. Siap-siap menahan air liur, ya. Hehe.

MIE RAMEN

1. MIE RAMEN

Nggak lengkap tour ke Jepang, kalau belum menyicipi mie yang satu ini. Kuliner dengan nama lain chuka soba tersebut memadukan kuah kaldu dan lauk seperti menma serta chasiu. Kelezatannya semakin menggugah selera oleh rasa gurih dari irisan daun bawang.

Di Tokyo, Anda bisa dengan mudah menemukan kuliner ini. Tapi salah satu yang wajib Anda coba adalah Ichiran Ramen. Ramen jenis tersebut tersaji di beberapa tempat semisal Roppongi, Shibuya, dan Shinjuku.

Buat para muslim traveller, sebaiknya pandai pula memilih tempat makan. Karena biasanya mie ramen ini disajikan dengan daging babi (pork). So, cari lokasi yang menyediakan ramen halal, ya.

SUSHI

2. SUSHI

Masakan tradisional Jepang yang satu ini sepertinya sudah tidak asing di telinga orang Indonesia. Nasi gulung yang berisi hidangan laut, daging mentah, dan sayuran pastinya siap memanjakan perut Anda. Rasanya semakin menarik oleh campuran cuka, garam, dan gula.

Ada sejumlah lokasi terbaik untuk menyantap hidangan ini. Misalnya Sushi Zanmai yang berada di Pasar Tsukiji atau Uoriki Kaishen Sushi yang terletak di Shibuya.

Di Asakusa sendiri terdapat beberapa restoran penyedia sushi terbaik dengan harga yang murah. Dijamin tidak membuat biaya wisata ke Jepang Anda membengkak. Sebut saja misalnya Sushi Ken, Gansozushi, dan Torigoezushi.

TEMPURA

3. TEMPURA

Banyak wisatawan mancanegara yang mengatakan kalau Tempura merupakan makanan paling enak di Jepang. Hal ini tidak terlalu mengherankan. Sebab siapa yang bisa menahan godaan hidangan laut plus sayuran yang diselimuti campuran tepung, air, dan telur? Setelah digoreng, rasanya semakin gurih dan garing. Meski begitu, buat orang Indonesia sepertinya makanan sejenis ini lebih pas dijadikan teman nasi putih, ya.

Kalau Anda ingin mencicipi kuliner ini, silakan berkunjung ke Daikokuya Tempura yang letaknya hanya 300 meter dari Stasiun Asakusa. Di tempat tersebut, tempura disajikan dengan minyak wijen dan saus yang kaya rasa. Sebuah masterpiece yang telah bertahan sejak 120 tahun lalu.

Bisa juga ke Aoi Marushin yang berada tak jauh dari Sensoji Temple. Atau ke Tempura Tendon Tenya yang ada di Shinjuku untuk harga yang lebih bersahabat.

KUSHIYAKI

4. KUSHIYAKI

Sekilas, Kushiyaki tampak seperti sajian sate di Indonesia. Sebab kuliner yang satu ini berbahan dasar daging yang ditusuk, lalu dipanggang. Tapi kalau makan langsung di Jepang mungkin rasanya beda kali, ya. Hehe.

Kushiyaki bisa dinikmati di berbagai tempat di Tokyo. Tetapi yang paling terkenal adalah restoran Omo Yokocho di Shinjuku atau Roppongi Kushiyaki Ganchan di Roppongi.

KUSHIYAKI

5. MATCHA DESSERTS

Sesuai namanya, hidangan penutup yang satu ini berbahan dasar teh hijau (matcha). Bentuknya semacam kue dengan warna hijau yang khas. Cita rasa teh hijaunya dipastikan memberikan kesan mewah sekaligus berkelas.

Salah satu tempat terkenal untuk menyantap makanan ini ialah di Sadaharu Aoki. Letaknya berada di Tokyo Midtown, Asakusa. Sekitar 3 menit berjalan kaki dari stasiun kereta Roppongi.


Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Tour Jepang? klik di sini


5 Kuil di Tokyo yang Selalu Penuh Dikunjungi Wisatawan

5 Kuil di Tokyo yang Selalu Penuh Dikunjungi Wisatawan

Pengaruh kuat agama Budha (Shinto) ternyata turut mempengaruhi perkembangan pariwisata di Jepang, termasuk di Tokyo. Hadirnya kuil-kuil agama tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Setiap tahun mereka selalu memenuhi kuil-kuil untuk sekadar berjalan-jalan atau bahkan mempelajari sejarahnya. Tidak sedikit pula yang berfoto ria berlatar belakang keeksotisan kuil.

Kali ini ada rekomendasi 5 kuil terbaik di Tokyo yang wajib Anda masukkan dalam paket tour wisata ke Jepang!

KUIL SENSOJI (KUIL ASAKUSA KANNON)

1. KUIL SENSOJI (KUIL ASAKUSA KANNON)

Sekitar 3 juta orang setiap tahunnya selalu meramaikan kuil tertua di Tokyo ini. Warna merah menyala nan eksentrik membuat Kuil Sensoji mudah dikenali. Apalagi terdapat sebuah lentera besar berwarna merah (Kaminarimon) yang amat terkenal.

Dari lentera besar yang ada di gerbang kuil itu, Anda akan melalui jalan Nakamise-dori. Sebuah distrik perbelanjaan tertua di Jepang yang dipenuhi toko souvenir. Kemudian Anda akan tiba di kuil yang berada di ujung jalan.

Anda dapat mengunjungi kuil ini setiap hari secara gratis mulai dari jam 6 pagi hingga 5 sore. Untuk mencapainya, silakan naik JR Yamanote Line arah Stasiun Kanda. Transit, kemudian naik Ginza Subway Line tujuan Asakusa.

KUIL MEIJI (MEIJI JINGU)

2. KUIL MEIJI (MEIJI JINGU)

Travel ke Jepang belum lengkap kalau belum jalan-jalan ke kuil kebanggan kota Tokyo ini. Di antara bangunan mewah nan modern Shibuya, ternyata terdapat sebuah kuil bersejarah.

Kuil ini dibangun untuk menghormati Kaisar Meiji dan Ratu Shouken. Selain kuil, di atas lahan seluas 700 meter persegi tersebut juga dipenuhi sekitar 100 ribu pepohonan rindang.

Pada musim gugur, pepohonan ginko akan mempertontonkan kecantikan dedaunan kuning cerahnya kepada para peziarah. Membuat siapa pun ingin berlama-lama di kuil yang cocok untuk melepas penat ini.

Meiji Jingu buka setiap hari dari pukul 6 pagi hingga 5 sore. Tidak ada biaya masuk. Dari Stasiun Yoyogi, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 8 menit.

KUIL ZOJOJI

3. KUIL ZOJOJI

Berdiri sejak 600 tahun lalu, Kuil Zojoji menyimpan keunikan yang tidak dimiliki kuil lain di Tokyo. Bangunan kuil yang masih tradisional dan tidak berubah berpadu dengan kemegahan Tokyo Tower. Taman Shiba di sekelilingnya pun tidak mau kalah memperindah kuil ini. Sebuah perpaduan yang wajib diabadikan melalui lensa kamera Anda.

Kuil Zojoji dapat dicapai dengan berjalan kaki selama 10 menit dari Stasiun Hamamatsucho. Anda  juga bisa naik stasiun kereta bawah tanah, kemudian turun di Onarimon Station di Mita Subway Line atau Daimon Station di Oedo Subway Line.

Kuil ini dibuka setiap hari, mulai pukul 9 pagi sampai 5 sore. Tiket masuknya gratis juga, loh.

KUIL HIE (HIE SHRINE)

4. KUIL HIE (HIE SHRINE)

Terletak di pusat pemerintahan Jepang, Kuil Hie menjadi salah satu lokasi wisata populer di Tokyo. Konon banyak pegiat bisnis berziarah ke kuil ini untuk memohon keberuntungan bagi masa depan perusahaan mereka.

Hie Shrine biasanya akan bertambah ramai ketika masyarakat merayakan Sanno Matsuri. Saat itu, orang-orang akan berpawai mengelilingi jalan-jalan kota sambil membawa Mikoshi. Yaitu kuil berukuran kecil yang diyakini menjadi tempat tinggal pada dewa. Parade akan dimulai dan berakhir di Kuil Hie. Festival ini dapat menjadi alternatif pilihan Anda saat tour ke Jepang.

Kuil yang berada di kawasan Chiyoda hanya berjarak 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Asakusa.

KUIL KANDA (KANDA SHRINE)

5. KUIL KANDA (KANDA SHRINE)

Kuil yang satu ini merupakan teman Kuil Hie saat Sanno Matsuri. Orang-orang biasanya akan memulai dan mengakhir Sanno Matsuri di Kuil Hie pada tahun genap. Sedangkan pada tahun ganjil, mereka memulai dan mengakhirinya di Kuil Kanda.

Kanda Shrine dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Akihbara atau 5 menit dari Stasiun Suehirocho. Sejak didirikan 1300 tahun lalu, kuil ini dipercaya membawa keberuntungan dalam hal pertarungan dan olahraga.


Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Tour Jepang? klik di sini


5 Destinasi Wisata Alam Terbaik di Tokyo

5 Destinasi Wisata Alam Terbaik di Tokyo 

Berbicara tentang Tokyo memang tak ada habisnya. Kota terpadat di dunia ini menyimpan begitu banyak hal menarik yang sayang dilewatkan. Tour ke Jepang tanpa berkeliling di Tokyo layaknya sayur tanpa garam: kurang sedap.

Di antara hal menarik tersebut ialah wisata-wisata alam nan memanjakan mata. Keindahan panorama dan kesejukan udaranya seolah mengundang para wisatawan untuk segera menjejaki tempat-tempat tersebut.

Nah, berikut ini tips wisata untuk Anda mengenai 5 destinasi wisata alam terbaik di Tokyo. Check it out!

GUNUNG FUJI (FUJIYAMA)

1. GUNUNG FUJI (FUJIYAMA)

Pada tahun 2013, ikon Jepang yang satu ini tercatat dalam daftar situs warisan dunia. Sejak itu, Gunung Fuji semakin populer. Setidaknya 200 juta wisatawan mendaki gunung setinggi 3.776 meter ini setiap tahun.

Anda dapat menuju ke sini dengan naik kereta dari Stasiun Shinjuku, kemudian transit naik bus. Perjalanan biasanya memakan waktu 3 jam.

GUNUNG TAKAO

2. GUNUNG TAKAO

Meski berada di pinggiran kota, Gunung Takao sering dikunjungi ribuan wisatawan dan pendaki setiap tahunnya. Apalagi tinggi gunung ini hanya 600 meter. Cocok dijadikan tempat rekreasi bagi Anda dan keluarga. Aksesnya pun mudah. Cukup naik kereta selama 50 menit dari Stasiun Shinjuku.

Dari rute mana pun, hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk sampai ke puncak. Kalau ingin lebih cepat, Anda juga bisa mencoba naik Cable Car atau Chair Lift.

Tetapi yang pasti perjalanan Anda tidak akan membosankan. Kedai-kedai makanan dan tempat istirahat di Gunung Takao cukup menjamur. Bahkan kalau mau lebih spesial, cobalah datang pada bulan Desember. Sekitar pukul empat hingga enam sore, menghadaplah ke Gunung Fuji. Jika beruntung, Anda dapat menyaksikan fenomena unik Diamond Fuji. Yaitu ketika posisi matahari benar-benar tepat berada di puncak Fujiyama. Luar biasa!

UENO PARK

3. UENO PARK

Di antara taman terbaik untuk melihat sakura, salah satunya ialah Taman Ueno. Sekitar 1.200 pohon sakura selalu siap mempertontonkan kecantikan bunganya pada akhir Maret dan awal April setiap tahun. Pada musim semi tersebut, masyarakat dan para wisatawan berbondong-bondong merayakan mekarnya bunga sakura di Taman Ueno. Festival Hanami pun digelar dan pengunjung segera membludak.

Di sekitar Taman Ueno terdapat pula beberapa lokasi wisata lain. Misalnya kebun binatang Ueno yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Ueno. Atau sejumlah museum, seperti Museum Nasional Tokyo, National Museum of Nature and Science, National Museum Western Art, dan lain-lain.

Akses ke taman ini dapat ditempuh dari Stasiun Shinjuku atau Stasiun Shibuya, kemudian turun di Stasiun Ueno dengan waktu perjalanan kurang lebih 26 menit.

IMPERIAL PALACE EAST GARDEN

4. IMPERIAL PALACE EAST GARDEN

Taman seluas 7,41 kilometer persegi ini merupakan bagian dari wilayah Istana Kekaisaran. Terdiri dari tanaman-tanaman hijau yang eksotis nan terawat. Kondisi sekitarnya pun bersih, menenangkan, dan memanjakan mata bagi siapa pun yang melihatnya. Di beberapa tempat, tampak sisa-sisa bangunan peninggalan masa Kekaisaran Edo.

Tempatnya sungguh nyaman untuk bersantai dan berkumpul bersama orang-orang terdekat. Travel ke Jepang pasti semakin seru. Lokasinya pun tidak jauh. Anda cukup berjalan kaki 10-15 menit dari Stasiun Tokyo.

KOISHIKAWA BOTANICAL GARDEN

5. KOISHIKAWA BOTANICAL GARDEN

Kebun raya tertua di Jepang ini merupakan salah satu fasilitas University of Tokyo. Meski begitu, Botanical Garden terbuka untuk umum. Didirikan pada tahun 1877, kebun raya ini memiliki luas 160 ribu meter persegi dan menyimpan sekitar 4000 varian tanaman.

Uniknya, Anda dapat melihat pepohonan di sini dalam keadaan berbeda-beda tergantung musim di Jepang. Pada musim semi, Anda bisa menemukan plum dan pohon ceri tumbuh besar. Sedangkan pada musim gugur, giliran Maple Jepang yang menampilkan keindahannya.

Koishikawa Botanical Garden buka setiap hari dengan biaya masuk 400 yen. Jika berangkat naik kereta, Anda dapat turun di Stasiun Myogadani. Bisa pula naik kereta bawah tanah, turun di Hakusan Station atau naik bus turun di Otsuka Stasiun Ueno Park Bus.


Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Tour Jepang? klik di sini


 

5 Destinasi Alam Terbaik Saat Liburan ke Jepang

5 Destinasi Alam Terbaik Saat Liburan ke Jepang

Salah satu hal unik ketika tour ke Jepang adalah Anda bisa menemukan eksotisme alam yang menakjubkan di tengah negara modern. Itulah mengapa banyak wisatawan mancanegara sangat ingin berkunjung ke negeri sakura ini. Wisata alam yang terpampang dipastikan akan memukau dan memaksa Anda menahan napas sejenak.

Di antara wisata-wisata alam tersebut, setidaknya terdapat 5 destinasi yang patut Anda coba. Bersiaplah untuk merasakan keseruannya!

1. NERAKA BEPPU (BEPPU ONSEN)

1. NERAKA BEPPU (BEPPU ONSEN)

Onsen atau pemandian air panas yang satu ini terkenal paling unik. Sebab Beppu menyuguhkan sembilan onsen yang memiliki suhu hingga 99,5 derajat celcius. Tidak heran onsen-onsen tersebut dijuluki Sembilan Neraka Beppu.

Sembilan neraka tersebut, yakni: Umi Jigoku (Laut Neraka), Oniishibozu Jigoku (Kepala Gundul Neraka), Shiraike Jigoku (Kolam Putih Neraka), Yama Jigoku (Gunung Neraka), Kamado Jigoku (Panci Masak Neraka), Oniyama Jigoku (Gunung Iblis Neraka), Kinryu Jigoku (Naga Emas Neraka), Chinoike Jigoku (Kolam Darah Neraka), dan Tatsumaki Jigoku (Semburan Neraka).

Anda bisa menuju ke tempat wisata ini dengan naik kereta dari Stasiun Hakata, Stasiun Kokura, Stasiun Kumamoto, atau Stasiun Miyazaki. Lalu turun di Stasiun Beppu.

KAMINOKO IKE (KOLAM ANAK DEWA)

2. KAMINOKO IKE (KOLAM ANAK DEWA)

Wisata alam yang terletak di Hokkaido ini menyajikan sebuah danau indah seluas 220 meter dengan kedalaman yang tidak lebih dari 5 meter. Air danau tersebut sungguh jernih. Bahkan Anda dapat melihat batang pohon di dasar danau dengan amat jelas. Kecantikan air bewarna biru terang itu seolah menyihir siapa pun yang menyaksikannya.

Uniknya, warna air tersebut bisa berubah, loh. Tergantung musim yang dilaluinya. Sejumlah ikan trout merah pun tidak mau ketinggalan mondar-mandir hendak dilihat para pengunjungnya.

AIR TERJUN KEGON (KEGON NO TAKI)

3. AIR TERJUN KEGON (KEGON NO TAKI)

Air terjun yang berada di Danau Chuzenji, Taman Nasional Kota Nikko, Provinsi Tochigi ini menawarkan pemandangan yang benar-benar indah dan menakjubkan. Cobalah dengar dentuman air dari ketinggian 97 meter dan gemericiknya di dasar air terjun selebar 7 meter. Itu pun masih ditambah dengan eksotisme dedaunan merah yang berhias diri saat musim gugur tiba.

Dengan tiket masuk sebesar 520 yen, Anda sudah bisa mengunjungi salah satu air terjun paling indah di Jepang ini. Tapi cukup dinikmati dari bawah saja, ya. Pengunjung dilarang terjun langsung ke dalam air.

TELUK KABIRA

4. TELUK KABIRA

Teluk di Pulau Ishigaki ini dipenuhi berbagai terumbu karang dan ribuan ikan tropis. Keindahannya bahkan mendapat rating 3 bintang dari Michelin Green Guide. Hal itu tidak mengherankan. Sebab air lautnya saja bisa berubah warna dari biru ke hijau saat terkena matahari. Tidak sia-sia jauh-jauh travel ke Jepang, bukan?

Untuk menikmati kecantikan bawah lautnya, Anda bisa menyewa perahu kaca seharga 1000 yen bagi orang dewasa dan 500 yen bagi anak-anak. Ya, anggap saja bagian dari biaya wisata Anda ke Jepang. Berkeliling 15 menit di tempat pertama kali mutiara hitam dibudidayakan ini tentu sangat menyasyikkan.

Anda dapat mengunjungi Teluk Kabira dengan naik bus, turun di Kebun Kabira. Atau bisa pula menggunakan mobil pribadi selama 20 menit dari Ishigaki.

GUNUNG FUJI

5. GUNUNG FUJI

Ikon Jepang yang satu ini merupakan sebuah mahakarya yang tidak boleh dilewatkan. Anda bisa mendakinya pada bulan Juli-Agustus, atau ketika musim panas. Biasanya para wisatawan memulai pendakian pada malam hari untuk menyaksikan panorama sunrise dari puncak gunung.\

Ketika turun, Anda pun akan disambut dengan kuliner khas berupa telur hitam. Konon, telur yang benar-benar berwarna hitam ini baik bagi kesehatan, loh.

Kalau tidak mau mendaki, Anda bisa memanfaatkan mobil kabel dari Tenjo-Yama Park untuk naik hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Tidak kalah indah pemandangannya!

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

Mau coba hal unik selama travel ke Jepang? Cobalah datang ke desa wisata di jepang berikut. Keindahan alam dan kesunyiannya pasti membuat Anda ingin berlama-lama di sana. Pengalaman yang akan Anda dapatkan pun tidak kalah menarik dengan kemeriahan kota-kota besar di negeri sakura tersebut.

Setidaknya, ada 5 desa menakjubkan di Jepang yang kerap dikunjungi para wisatawan. Anda pun harus datang dan jelajahi keindahannya!

1. TSURUI-MURA (HOKKAIDO)

TSURUI-MURA (HOKKAIDO)

Salah satu wisata jepang tokyo seperti Desa yang berada di Hokkaido ini memiliki fenomena alam yang unik nan mengagumkan . Sesuai namanya (kanji: Tsurui = burung bangau), Tsurui-mura dipenuhi oleh burung bangau liar yang berkeliaran mencari makan. Burung-burung bangau tersebut termasuk ke dalam jenis burung bangau mahkota merah.

Lokasinya sangat cocok bagi Anda yang ingin bersantai di alam bebas sembari memotret lingkungan sekitar.

2. BIEI-CHO (HOKKAIDO)

5 Desa Terfavorit dan Paling Sering Dikunjungi di Jepang

Masih di Hokkaido, kali ini terdapat desa yang memiliki hamparan perkebunan nan eksotis. Terletak di antara kota Asahikawa dan Furano, Biei pernah dinobatkan sebagai salah satu desa terindah di Jepang. Tidak heran, desa ini sangat terkenal di  kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Meski merupakan daerah perkebunan dan pertanian, masyarakat sekitar menyebut Biei sebagai “Kota Bukit”. Hal ini karena kontur Biei tersusun atas berbagai undak bukit. Apabila dilihat dari tempat yang cukup tinggi dan waktu yang tepat, Biei akan tampak semakin mempesona.

3. TOTSUKAWA-MURA (PREFEKTUR NARA)

TOTSUKAWA-MURA (PREFEKTUR NARA)

Desa terluas di negeri sakura ini hampir seluruhnya dipenuhi oleh hutan pegunungan. Dengan mengunjunginya, dipastikan tour ke Jepang Anda tidak akan membosankan! Jarang-jarang melihat manusia dan alam hidup berdampingan dengan baik sehingga menciptakan harmoni yang indah. Totsukawa juga memiliki tiga onsen yang membuatnya dijuluki “Kota Pemandian Air Panas (Hot-Spring Village)”.

Selain karena kecantikan alam pegunungan dan onsennya, desa ini semakin menarik karena menyimpan sejumlah situs suci yang terdaftar sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Sebut saja misalnya jalur Kumano-Sankeimichi-Kohechi dan Oomine-Okugake. Yaitu sebuah jalan yang menghubungkan dua area suci, Koyasan dan Kuil Kumano Hongu.

Anda pun berkesempatan menjajal jembatan gantung Tanize. Dengan ketinggian yang mencapai 54 meter dan panjang 297,7 meter, jembatan ini tidak boleh Anda abaikan begitu saja.

4. NAKANOJO-CHO KUNI (PREFEKTUR GUNMA)

TOTSUKAWA-MURA (PREFEKTUR NARA)

Hijau, hening, menenangkan. Barangkali itulah tiga kata yang tepat untuk melukiskan desa yang terletak di bagian barat laut Prefektur Gunma ini. Lebih dari sembilan puluh persen wilayahnya masih berupa gunung dan hutan yang jarang dijamah manusia. Masyarakatnya pun kebanyakan berprofesi sebagai petani. Semakin menunjukkan betapa desa ini begitu alami.

Di desa Nakanojo, terdapat sebuah danau unik bernama Nozoriko. Dari musim panas hingga musim gugur, danau tersebut seolah berubah menjadi taman bunga karena banyaknya tanaman yang tumbuh subur. Jangan lupakan pula koloni spesies lumut yang sangat langka, berjenis Chatsubomigoke.

Nah, pastikan paket liburan ke Jepang Anda juga memasukkan kunjungan ke desa ini. Kalau lapar, Anda bisa mencicipi makanan khas Nakanojo: Juwari Soba. Apalagi sambil berendam di onsen di tengah pesona alam yang mengagumkan. Hmm, yummy!

5. KAMIKATSU-CHO (TOKUSHIMA)

KAMIKATSU-CHO (TOKUSHIMA)

Ternyata bukan hanya Indonesia loh yang punya terasering. Di daerah pegunungan ini, penduduk Kamikatsu-cho juga membuatnya. Sekitar 55 terasering berbeda ukuran menghiasi lereng-lereng bukit setinggi 100-700 meter.

Karena keindahannya tersebut, salah satu terasering bahkan masuk dalam 100 terasering terbaik di Jepang. Luar biasa!

4 Langkah Praktis Pengajuan dan Pembuatan Visa Jepang

4 Langkah Praktis Pengajuan dan Pembuatan Visa Jepang

Mau nge-trip ke Jepang? Jangan lupa bikin visa, ya. Proses pengajuan dan pembuatan visa Jepang itu mudah, loh. Nggak ribet sama sekali! Cuma butuh sedikit usaha saja. Dan kesabaran mengantre di kantor kedutaan, hehe.

Anda cukup mengikuti 4 langkah praktis berikut. Dijamin visa Jepang Anda akan siap sedia. Apa saja sih Tipe Membuat Visa Jepang nya? yuk simak tips di bawah ini.

Pertama, tips dan cara membuat visa jepang pertama anda harus pastikan jenis visa yang akan dibuat sesuai dengan tujuan kunjungan Anda. Kurang lebih ada 9 jenis visa yang harus Anda pilih:

  1. Visa kunjungan sementara untuk tujuan kunjungan keluarga.
  2. Visa kunjungan sementara untuk tujuan kunjungan keluarga (apabila pengundang adalan WN Jepang yang berdomisili di Indonesia).
  3. Visa kunjungan sementara untuk kunjungan teman.
  4. Visa kunjungan sementara untuk kunjungan wisata dengan biaya sendiri.
  5. Visa kunjungan sementara berkali-kali (wisata).
  6. Visa kunjungan sementara untuk tujuan bisnis.
  7. Visa khusus (visa pelajar/bekerja/pelatihan/menetap dalam jangka waktu tertenu).
  8. Visa transit.
  9. Visa single entry untuk tujuan Group Tour bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diselenggarakan oleh Travel Agent yang ditunjuk.

Bila Anda pergi dengan biaya sendiri, bukan hadiah atau tanggungan siapa pun. Tanpa tour agent. Murni untuk wisata, bukan kuliah, bisnis, atau apa pun. Serta tidak memiliki kenalan atau keluarga di Jepang. Maka pilihlah jenis visa nomer 4.

Kedua, persiapkanlah dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Jenis visa sangat mempengaruhi daftar dokumen yang perlu disediakan. Adapun dokumen yang diperlukan dalam pengajuan visa kunjungan wisata dengan biaya sendiri, yaitu:

  1. Paspor.
  2. Formulir permohonan visa yang dapat diunduh di situs kedutaan Jepang (www.id.emb-japan.go.jp/visa) dan pasfoto terbaru ukuran 4,5 x 4,5 cm (diambil 6 bulan terakhir, tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram).
  3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
  4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (jika masih berstatus mahasiswa).
  5. Bukti pemesanan tiket.
  6. Jadwal perjalanan (sejenis itinerary).
  7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, misalnya kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (jika pemohon lebih dari satu).
  8. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan, seperti buku tabungan 3 bulan terakhir. Apabila penanggung jawab biaya bukan pemohon (misal, ayah atau ibu), maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan pemohon dengan penanggung jawab biaya.

Pastikan seluruh dokumen tersebut lengkap dan disusun sesuai urutan nomer sebelum diserahkan ke loket. Selain itu, seluruh dokumen harus dicetak (print-out) dalam ukuran kertas A4. Jangan distaples, cukup gunakan klip kertas saja.

Ketiga, pergilah ke Kedutaaan Besar Jepang di Jakarta atau konsulat Jepang sesuai wilayah yuridiksi Anda. Apabila alamat domisili Anda adalah Surabaya, sedangkan Anda bekerja di Jakarta, maka pengajuan visa dilakukan di Konsulat Jepang di Surabaya


Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang Tour Jepang? klik di sini


Pengajuan visa biasanya buka dari Senin sampai Jumat (kecuali hari libur nasional dan libur kedutaan) jam 08.30 – 12.00. Tambahan tips, usahakanlah datang sepagi mungkin untuk menghindari antrean panjang. Sediakan juga air mineral, khawatir antrean yang lama cukup melelahkan bagi Anda.

Keempat, biasanya butuh empat hari sampai visa selesai diproses. Walaupun Anda tidak ditelepon pihak kedutaan, datanglah pada hari keempat. Pengambilan visa buka dari jam 13.30 sampai 15.00. Kemudian bayarlah biaya pembuatannya.

Harga visa per 1 April 2017 untuk Single Entry yakni Rp 370.000. Sedangkan untuk Multiple Entry yaitu Rp 740.000 dan untuk visa Transit sebesar Rp 90.000.

Informasi lebih lanjut silakan menghubungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia bagian konsuler, apabila Anda tinggal di Jakarta anda bisa membuat visa jepang di jakarta Thamrin. Harga visa pun dapat berubah sewaktu-waktu.